Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 10 Jan 2025 05:06 WIB ·

Keponakan Bejat..!! Tega Embat Mobil Milik Pamannya Sendiri, Korban Lapor Polisi


 Keponakan Bejat..!! Tega Embat Mobil Milik Pamannya Sendiri, Korban Lapor Polisi Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUANKOTA- Kasus dugaan penggelapan dan penipuan sebuah mobil Toyota Vios oleh pasangan suami istri terjadi di Desa Bendungan, Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, terduga pelaku tak lain keponakannya sendiri.

Peristiwa itu bermula saat kedua terduga pelaku yang diketahui sebagai sepasang suami istri bernama K dan NEH pinjam mobil ke pamannya (korban) M. Sholeh untuk keperluan menghadiri acara pengantin ke Probolinggo namun tak kunjung dikembalikan.

“K dan suaminya NEH datang kerumah untuk pinjam mobil dengan alasan ada kepentingan acara pengantin ke Probolinggo, karena tidak ada kecurigaan apa-apa, mobil dan STNK saya serahkan, namun setelah saya menanti-nanti mobil tersebut tak kunjung dikembalikan,” terang korban. Jumat ( 10/01/2025)

Saat malam tiba, Sholeh dan istrinya berniat untuk menghubungi K dengan mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp tapi terlihat centang satu, dan pas di telepon juga gak bisa nyambung.

Baca Juga :  Warga Dibentak di MPP Poncol,  Profesionalisme Pelayanan Disdukcapil Kota Pasuruan Dipertanyakan

“Malam hari kami berniat mau menanyakan tentang kapan mobilnya dikembalikan dengan mengirim pesan ke KK melalui aplikasi WhatsApp ternyata centang satu dan kami coba telepon juga tidak nyambung.” Terang Sholeh

Setelah itu lanjut Sholeh pada esok harinya berusaha menghubunginya lagi, tapi hasilnya nihil dan menduga nomer whatsApp saya diblokir.

“Esoknya saya coba hubungi tapi tetap gak bisa nyambung, perasaan saya bahwa nomor saya diblokir.” Ungkap Sholeh

Tak sampai disitu, Sholeh mengajak kakak sepupunya untuk mencari K dan suaminya kerumah orang tua dan mertuanya tapi tidak ada.

“Saya cari KK dan suaminya kerumah orang tuanya KK gak ada, dan saya lanjutkan mencari keberadaan mereka kerumah orang tua suami KK juga tidak ada.” Imbuhnya

Baca Juga :  Kirab Budaya Trajeng 2026 Melestarikan Budaya, Merajut Tradisi, Mewujudkan Indonesia Maju

Dengan rasa kecewa Sholeh akan mengambil langkah hukum terkait perlakuan keponakannya tersebut dengan melakukan laporan ke Polres Pasuruan Kota.

“Saya sangat kecewa dan marah, karena keponakan yang saya anggap anak sendiri sudah berniat jahat kepada kami, karena mereka sudah ada niat nipu dan atau menggelapkan mobil kami. dari kejadian ini beberapa hari yang lalu kami lakukan laporan ke pihak polisi, atas dugaan penggelapan dan penipuan dan Alhamdulillah kemarin saya diperiksa sebagai saksi.

”Kemarin saya dimintai keterangan pihak kepolisian sekitar kronologi awal kejadian dan saya berharap pihak Kepolisian bisa mengungkap kasus ini,”tukas Sholeh. (Red)

Artikel ini telah dibaca 552 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kabel Provider Menumpang Tiang PJU Milik Pemerintah, Plt Kadishub Hermanto Tegaskan Batas Waktu 1–2 Minggu

7 September 2026 - 11:35 WIB

Kabid Perkim Pasuruan Dinilai Menghambat Digitalisasi, Kinerja dan Keterbukaan Publik Dipertanyakan

7 September 2026 - 08:29 WIB

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Desak Kemdagri, Sound Horeg Dilarang Secara Nasional

6 September 2026 - 12:22 WIB

Carnival Desa Oro-oro Ombo Wetan 2026 Membawa Berkah Bagi Pelaku UMKM di Sekitar Lokasi

6 September 2026 - 09:28 WIB

Karanganyar Berkilau di Malam Kemerdekaan! Karnaval Night HUT Ke-81 RI Dibanjiri Antusiasme Warga

6 September 2026 - 06:11 WIB

Dianggap Diskotik Berjalan dan Marak Miras, Ulama & Kiai Pasuruan Ramai-ramai Tolak Sound Horeq

5 September 2026 - 07:42 WIB

Trending di Berita Utama