Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 15 Des 2025 03:18 WIB ·

Residivis Dikenal Raja Tega Asal Lumajang Tewas Ditembak Unit Jatanras Polda Jatim di Gempol


 Residivis Dikenal Raja Tega Asal Lumajang Tewas Ditembak Unit Jatanras Polda Jatim di Gempol Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN– Residivis yang dikenal raja tega Agus Sulaiman Fadli (30) berakhir tragis. Terduga pelaku pembacokan terhadap anggota Polres Lumajang itu tewas ditembak tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur saat hendak ditangkap di wilayah Pasuruan. Pelaku dilumpuhkan setelah nekat melakukan perlawanan bersenjata dan membahayakan keselamatan petugas.

Agus diketahui merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sebelumnya menyerang Aiptu Susanto Kurniawan, anggota Satreskrim Polres Lumajang, dengan senjata tajam.

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi saat upaya penangkapan di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kamis (11/12/2025). Akibat serangan mendadak itu, korban mengalami luka sabetan cukup serius.

Sejak insiden berdarah tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat. Tim Jatanras Polda Jatim melakukan pengejaran tanpa henti, menyisir sejumlah wilayah yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku, termasuk rumah kerabat dan jaringan terdekatnya.

Baca Juga :  PT. INDRA BUMI SENTOSA, DIDUGA LAKUKAN AKTIFITAS PENAMBANGAN ILLEGAL DI DESA SANGANOM, KECAMATAN NGULING, KAB. PASURUAN

“Begitu anggota kami dibacok, kami langsung melakukan pengejaran intensif. Pelaku terus berpindah-pindah untuk menghindari kejaran petugas,” ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur di RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya, Senin (15/12/2025).

Titik terang muncul ketika jejak pelaku terdeteksi mengarah ke Pasuruan. Pada Minggu malam (14/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, tim Jatanras membuntuti Agus hingga kawasan Apollo, Pasuruan. Saat itu, pelaku diketahui berboncengan dengan seorang rekannya.

Namun upaya penangkapan berubah menjadi situasi genting. Agus justru berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan mengacungkan senjata tajam jenis celurit ke arah petugas. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Dalam situasi kritis itu, aparat mengambil langkah tegas dan terukur. Tembakan dilepaskan untuk melumpuhkan pelaku.

“Pelaku melakukan perlawanan aktif dan mengancam keselamatan petugas. Tindakan tegas dan terukur terpaksa kami lakukan,” tegas Jumhur, perwira menengah Polri berpangkat dua melati.

Baca Juga :  Pajak Tambang Mencekik Pengusaha, Pak Bupati Harus Ingat, Banyak Pegawai Menggantungkan Nasib Didalamnya

Agus segera dievakuasi ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke kamar jenazah untuk proses identifikasi dan kepentingan hukum lanjutan.

Sementara itu, rekan pelaku yang berboncengan berhasil kabur dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi memastikan pengejaran terhadap pelaku lain masih terus berlangsung.

Meski pelaku utama telah tewas, Polda Jawa Timur menegaskan, pengusutan kasus ini tidak berhenti. Aparat masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan curanmor yang lebih luas serta menelusuri lokasi-lokasi kejahatan lainnya.

“Pengembangan kasus terus berjalan. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan anggota dan masyarakat,” pungkas Jumhur. (Red)

Artikel ini telah dibaca 606 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinilai Janggal..!! Penetapan Tersangka Pemalsuan Akta Otentik Hanya 1Orang, Pelapor Bakal Laporkan Penyidik Polres Pasuruan ke Wasidik

26 September 2026 - 07:05 WIB

Cek Sound Karnaval di Desa Lecari Dikeluhkan, Jalan Utama Sukorejo-Bangil Ditutup Total, Pengendara Terpaksa Putar Balik

25 September 2026 - 14:39 WIB

Bea Cukai Pasuruan Dinilai Tebang Pilih, Mengapa Warung Kecil Dirazia, Sementara Ditengarai Ada 4 Pabrik Rokok Ilegal Tak Pernah Disentuh

25 September 2026 - 13:53 WIB

Eni Saptarini Lega, AS Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Polres Pasuruan, Kasus Pemalsuan Akta Otentik

25 September 2026 - 09:27 WIB

Dugaan Kekerasan Fisik Terhadap Siswa Sekolah Terulang Lagi, Kali Ini Oknum Kepsek SMPN 18 Kota Malang Terseret

25 September 2026 - 06:55 WIB

Dugaan Pencemaran Lingkungan Limbah Daur Ulang Botol, PT Veolia Services Indonesia di Kawasan Pier Mencuat

25 September 2026 - 05:24 WIB

Trending di Berita Utama