Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Feb 2026 04:41 WIB ·

Rugikan Negara, Mabes Polri Dikabarkan Grebek Gudang Diduga Tempat Oplos LPG 3 Kg ke 12 Kg di Bangil


 Rugikan Negara, Mabes Polri Dikabarkan Grebek Gudang Diduga Tempat Oplos LPG 3 Kg ke 12 Kg di Bangil Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Menjelang bulan Ramadhan, kelangkaan LPG 3 Kg mulai dirasakan warga sekitar Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, hal tersebut mulai terendus Tim Mabes Polri dengan melakukan penggerebekan gudang yang diduga dijadikan tempat mengoplos LPG 3Kg bersubsidi ke LPG 12Kg Non Subsidi. Penggerebekan terjadi pada. Kamis (05/02/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dikutib pagiterkini.com kedatangan tim penegak hukum dari pusat itu sontak menyedot perhatian warga sekitar. Didampingi aparat kepolisian setempat, petugas langsung masuk ke dalam gudang yang selama ini dikenal tertutup dan memicu tanda tanya masyarakat.

Warga sekitar menegaskan, di dalam lokasi tersebut ditemukan tumpukan tabung LPG berbagai ukuran yang diduga siap dipasarkan secara ilegal. “Polisinya banyak. LPG di dalam gudang juga banyak yang diamankan,” ujar warga.

Baca Juga :  Sidak Pasar Besar, Wagub LIRA Jatim Soroti Relokasi PKL Kumuh, Pedagang Enggan Pindah

Ia menambahkan, aktivitas di gudang itu sudah lama mengusik kecurigaan warga. Truk-truk besar kerap keluar masuk, sementara pintu selalu tertutup rapat usai kendaraan melintas.

“Sudah lama memang. Ada truk keluar masuk, tapi gudangnya selalu tertutup. Warga curiga, tapi takut bicara,” imbuhnya.

Lebih lanjut, warga menyebut aktivitas mencurigakan tersebut diduga berlangsung selama dua hingga tiga bulan terakhir. Saat aparat mendatangi lokasi, lanjutnya, ditemukan banyak tabung LPG yang diduga siap digunakan untuk pengoplosan. Selain itu, dua unit truk dan satu kendaraan pikap turut diamankan.

“Ada dua truk berisi LPG dan satu pikap. Bahkan salah satu truk dibawa pakai derek,” tegasnya.

Sementara itu, Sutris, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku kerap kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi. Pria lanjut usia dengan penghasilan pas-pasan itu melontarkan kecaman keras terhadap pihak yang diduga berada di balik aktivitas gudang tersebut.

Baca Juga :  RSUD Kota Madiun Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dalam Program "Walikota Bersama Rakyat"

“Kalau benar ini oplosan, tega sekali. Warga kecil yang susah cari LPG. Harus ditindak tegas,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, meski enggan menyebut identitas, pemilik lokasi diduga merupakan warga Bangil sendiri. Menurutnya, aparat harus mengusut tuntas siapa pun yang terlibat. “Jangan dilindungi siapa pun. Bongkar sampai ke akar. Jangan sampai rakyat kecil terus jadi korban,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memastikan kebenaran dan hasil resmi penggerebekan tersebut. (Red)

Artikel ini telah dibaca 232 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ATLET BERTARUNG, PEMKOT MENGHILANG?” Bahrudien Sentil Keras Absennya Pemkot di Madinah Van Java 2

20 September 2026 - 17:16 WIB

Acara Sound Horeq di Desa Bulusari Ricuh, Penonton Saling Baku Hantam

20 September 2026 - 06:52 WIB

Sebuah Toko di Jalan Panglima Sudirman Karangploso Malang Diduga Jual Miras Secara Bebas

19 September 2026 - 08:16 WIB

Pedagang Buah Menjerit, Wagub LIRA Jatim Sentil Wali Kota: Mana Komitmen Menyejahterakan Rakyat?

19 September 2026 - 03:30 WIB

Dinilai Kebablasan, Cek Sound Horeq di Desa Gununggangsir Dancer Berjoget Tepat Didepan Masjid

19 September 2026 - 02:42 WIB

RSUD Kota Madiun Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dalam Program “Walikota Bersama Rakyat”

18 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di Berita Utama