Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 1 Sep 2026 10:27 WIB ·

Karnaval Sound Horeg di Pekoren Rembang Berujung Ricuh, Enam Kardus Minuman Beralkohol Tanpa Merek Ditemukan Dilokas


 Karnaval Sound Horeg di Pekoren Rembang Berujung Ricuh, Enam Kardus Minuman Beralkohol Tanpa Merek Ditemukan Dilokas Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN — Karnaval budaya yang dimeriahkan oleh sound horeg di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, berujung ricuh. Acara yang berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 ini diwarnai adu jotos dan pengeroyokan terhadap penonton oleh sekelompok peserta karnaval diduga dari Dusun Krian Genz.

Kericuhan bermula ketika salah satu penonton asal Desa Pandean berinisial Sulaiman alias Aan (sebut saja) diduga ditarik ke tengah area barisan peserta karnaval oleh rombongan Dusun Krian. Insiden pemukulan brutal tersebut terjadi di beberapa titik lokasi, yakni di depan Rias Desa Pekoren, di atas jembatan tol Pasuruan–Gempol, serta di Dusun Ketapan. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lebam di wajah, babak belur, hingga jatuh pingsan.

Baca Juga :  Kontrovesi, Vidio Tron Bertuliskan Sound Horeq Diharamkan, Koruptor Diberdayakan

Pihak keluarga memilih untuk tidak membawa kasus ini ke ranah hukum dan menganggapnya sebagai musibah. Kendati demikian, keluarga korban menuntut penyelesaian damai secara langsung. Perwakilan pemuda Krian Genz diminta datang ke rumah korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung dengan didampingi oleh aparatur desa atau kepala desa.

Hasib selaku Ketua BPD sekaligus panitia karnaval sempat mengelak dan tidak mengakui adanya insiden tersebut, meskipun video pengeroyokan telah viral di media sosial seperti TikTok. Pihak keluarga sendiri telah memastikan kebenaran pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Pekoren, Dahlani, membenarkan adanya kericuhan serta banyaknya laporan kerusakan fasilitas akibat kerasnya suara sound horeg, seperti toko yang berantakan dan kaca pecah yang telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Tertipu Tanah Kapling Fiktif, Pasutri Asal Bangil Lapor Polisi

Terkait insiden pengeroyokan, Kades Dahlani berencana memanggil dan mengevaluasi ketua kelompok Krian Genz. Selain itu, Kades juga mengungkap adanya penyitaan enam kardus minuman beralkohol tanpa merek oleh pihak kepolisian resort Rembang yang diduga akan dikonsumsi oleh anggota karnaval.

Awak media sempat berupaya mengonfirmasi insiden tersebut kepada Kapolsek Rembang, AKP Supriyanto. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan respons yang baik terkait wilayah keamanan dan hukum di sektor tersebut. (Red)

Artikel ini telah dibaca 170 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Pasuruan Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Rembang, Ratusan Tabung Disita

21 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Polres Pasuruan Ungkap Penyalahgunaan Pertalite Subsidi, Tersangka Gunakan 5 Barcode MyPertamina, 1 Unit Mobil APV Diamankan

21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Proyek Siluman Irigasi Molek Kab. Malang RP125 Miliar Tanpa Papan Nama & Direksi Keet, Dugaan Penyimpangan Korupsi Mencuat

20 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Dukung Aktivitas Masyarakat Pada Malam Hari, PU Bina Marga Malang Pasang 826 PJU di 33 Kecamatan

19 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim, Kec. Panggungrejo Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp55 Ribu dan Minyak Goreng Rp30 Ribu

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

14 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Trending di Berita Utama