METROPAGI.ID, MALANG — Politikus Gerindra sekaligus putra pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Kabupaten Malang, Ma’ruf Mubarok alias Gus Mamak, disebut dalam laporan investigasi siniar (podcast) Bocor Alus milik Tempo. Ia diduga terlibat dengan bisnis dan kepemilikan pabrik rokok ilegal di Bululawang.
Temuan tersebut mengemuka dalam laporan investigasi yang menyoroti dugaan keterkaitan anggota DPR RI terhadap produksi rokok ilegal. Gus Mamak diduga memiliki pabrik rokok bernama Kunci Mas yang berlokasi di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Lokasi pabrik tersebut dilaporkan juga berdekatan dengan kompleks Ponpes An-Nur.
Dalam siniar tersebut, salah satu narasumber mengaku membuktikan sendiri dengan mendatangi dan ingin membeli melalui salah satu karyawan pabrik tersebut pada malam hari dengan diantar oleh temannya.

Narasumber berniat membeli rokok dari sembilan merek berbeda sebanyak sembilan slob. Satu slob-nya 10 bungkus, namun malam itu hanya ada enam slob atau enam merek yang tersedia dan salah satu karyawan pabrik tersebut beralasan kuncinya masih dibawa temannya, padahal sebetulnya masih banyak. Setelah enam merek tersebut saya beli, dibungkus pakai kantong plastik hitam, dan merek-mereknya mirip-mirip produksi perusahaan besar,” ujar narasumber dalam podcast.
Namun, hingga berita ini ditayangkan, Gus Mamak belum berhasil dikonfirmasi, apakah benar tudingan tersebut atau cuma isu bela?. Namun segala dugaan kepemilikan maupun keterlibatan dalam produksi rokok ilegal ini masih sebatas temuan investigasi media dan belum terverifikasi sebagai fakta hukum yang sah.
Redaksi mengedepankan asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Red)








