Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 7 Sep 2026 08:29 WIB ·

Kabid Perkim Pasuruan Dinilai Menghambat Digitalisasi, Kinerja dan Keterbukaan Publik Dipertanyakan


 Kabid Perkim Pasuruan Dinilai Menghambat Digitalisasi, Kinerja dan Keterbukaan Publik Dipertanyakan Perbesar

METROPAGI.ID, ​PASURUAN KOTA ,7/9/26/ Di tengah gencar-gencarnya upaya Pemkot Pasuruan mendorong digitalisasi birokrasi, langkah tersebut justru terganjal oleh sikap salah satu pejabatnya. Kepala Bidang (Kabid) Kawasan dan Permukiman Dinas DPRKP Kota Pasuruan, Uuk Waluyo, menuai sorotan tajam lantaran dinilai sengaja memperlambat alur komunikasi kerja dengan alasan enggan beralih dari ponsel jadul ke ponsel pintar (smartphone).

​Sikap keras kepala tersebut dikritik keras oleh kalangan aktifis lokal. Yesa, seorang aktifis di Pasuruan, mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali mengadukan persoalan ini kepada Plt Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Akung Novajanto Sodiq Nuch, serta Kepala BKPSDM Menurutnya, alasan tidak bisa mengoperasikan smartphone di era sekarang sangat tidak masuk akal untuk seorang pejabat publik yang membawahi banyak staf.

Baca Juga :  Kontrovesi, Vidio Tron Bertuliskan Sound Horeq Diharamkan, Koruptor Diberdayakan

​”Di era digitalisasi seperti sekarang, sangat tidak layak seorang pejabat tidak bisa menggunakan smartphone. Alasan klasiknya tidak masuk akal. Ini jelas memperlambat koordinasi, informasi pekerjaan, dan mengangkangi prinsip transparansi publik,” tegas Yesa.

​Padahal, pihak Plt Dinas ( DPRKP ) dan Kepala badan ( BKPSDM )badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia daerah telah memberikan peringatan keras agar pejabat yang bersangkutan menggunakan perangkat yang mendukung aplikasi perpesanan seperti WhatsApp. Langkah ini penting agar instruksi, koordinasi internal, maupun keterbukaan informasi kepada publik dan staf dapat berjalan cepat dan transparan. Namun, Uuk Waluyo disinyalir tetap bergundah pada pendiriannya dan mengabaikan arahan tersebut.

Baca Juga :  Aksi Balap Liar di Jalan Raya Purwosari Sengon Kian Meresahkan, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas, Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

​Kondisi ini tak pelak memicu kejengkelan di internal staf. Selain sulit dihubungi untuk urusan kedinasan mendesak, sang Kabid juga kerap disinyalir meninggalkan kantor pada jam kerja tanpa memberikan koordinasi atau komunikasi yang jelas. Publik pun mendesak BKPSDM dan pimpinan daerah untuk mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang dinilai enggan beradaptasi dengan kemajuan zaman demi pelayanan publik yang optimal.

(Yn)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

SMK N 1 Donorojo Kabupaten Pacitan Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

24 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Semarak Panen Raya Melon Hidroponik, Desa Pucang Anom Hadirkan Wisata Petik

24 Oktober 2026 - 03:48 WIB

PIRAMIDA Polres Pasuruan, Ngopi Bersama Awak Media Perkuat Sinergi dan Komunikasi

23 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Aksi Balap Liar di Jalan Raya Purwosari Sengon Kian Meresahkan, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas, Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

23 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Wardana dan Rudi Hartono Tersingkir Dari Kursi Ketua Komisi, di DPRD Kab. Pasuruan, Kini Jadi Anggota Biasa

23 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Konflik Klaim Aset Desa vs Letter C Milik Warga di Desa Bulusari, BPN Pasuruan Jadwalkan Cek Lapangan Pekan Depan

22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Trending di Berita Utama