Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 5 Des 2025 08:04 WIB ·

Kerap di Jadikan Mabuk-mabukan, Kades Nogosari Tegaskan Penutupan Mieko Square Murni Atas Permintaan Warga


 Kerap di Jadikan Mabuk-mabukan, Kades Nogosari Tegaskan Penutupan Mieko Square Murni Atas Permintaan Warga Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Warga sangat mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Irawan SIK, MH, bersama jajaranya membantu satpol PP menyegel dan menutup tempat hiburan malam Mieko Square yang terindikasi izin tidak sesuai dengan peruntukanya.

“Kami selaku masyarakat memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Pasuruan atas kinerjanya dalam membantu satuan polisi pamong praja dalam menertibkan tempat hiburan malam yang izinya tidak sesuai dengan peruntukanya dan diduga sering dijadikan tempat mabok-mabokan, hal tersebut sangat meresahkan masyarakat,”terangnya. Kamis ( 05/12/2025)

Hal yang tak jauh berbeda dengan warga lainya yang namanya tidak mau disebutkan, sebut saja Rokhim ia menjelaskan, pada prinsipnya desa kami sekarang namanya jelek karena ada tempat karaoke, makanya dulu kami ramai-ramai memilih Bu Kades Sunariyah menjadi kades, karena ada salah satu misinya yang akan menutup tempat karaoke di desa kami dan sekarang Alhamdulillah sekarang sudah ditutup.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Kejaksaan Bangil Transparan Soal Kasus Dugaan Pengkondisian Proyek Senilai 35 M Yang Menyeret 18 Kepsek SD

“Kami tau setiap hari peredaran miras di sana sangat bebas, padahal sebelumnya ada kesepakatan antara Pemdes, Ulama, Babinsa dan Babinkamtibmas serta Masyarakat dan kami sebagai warga tidak mentoleransi peredaran, mengkonsumsi dan praktek memperjual belikan minuman keras. Karena itu akan merusak mental dan akhlak generasi kita kedepan, kami tidak melarang orang jualan kopi, tapi tolong hargai kesepakatan bersama,” ujar warga.

Baca Juga :  Dinilai Kebablasan, Cek Sound Horeq di Desa Gununggangsir Dancer Berjoget Tepat Didepan Masjid

Sementara itu, Kepala Desa Nogosari saat dikonawak media ia beberapa hari yang lalu ia mengatakan, silahkan buka warkop tapi seperti giras.

“Intine tanggal 1 Desember itu warga tidak mau ada room dan LC,”terangnya dalam pesan singkat.

Dikonfirmasi, Kasi humas Polres Pasuruan Aiptu Joko Suseno menyikapi tindakan yang dilakukan pihak kepolisian beliau mengatakan, “ini adalah upaya Polri dalam merespon cepat untuk menindak lanjuti setiap laporan maupun informasi dari masyarakat terhadap kejadian yang meresahkan,” terangnya ke metropagi.id. (red)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinilai Janggal..!! Penetapan Tersangka Pemalsuan Akta Otentik Hanya 1Orang, Pelapor Bakal Laporkan Penyidik Polres Pasuruan ke Wasidik

26 September 2026 - 07:05 WIB

Cek Sound Karnaval di Desa Lecari Dikeluhkan, Jalan Utama Sukorejo-Bangil Ditutup Total, Pengendara Terpaksa Putar Balik

25 September 2026 - 14:39 WIB

Bea Cukai Pasuruan Dinilai Tebang Pilih, Mengapa Warung Kecil Dirazia, Sementara Ditengarai Ada 4 Pabrik Rokok Ilegal Tak Pernah Disentuh

25 September 2026 - 13:53 WIB

Eni Saptarini Lega, AS Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Polres Pasuruan, Kasus Pemalsuan Akta Otentik

25 September 2026 - 09:27 WIB

Dugaan Kekerasan Fisik Terhadap Siswa Sekolah Terulang Lagi, Kali Ini Oknum Kepsek SMPN 18 Kota Malang Terseret

25 September 2026 - 06:55 WIB

Dugaan Pencemaran Lingkungan Limbah Daur Ulang Botol, PT Veolia Services Indonesia di Kawasan Pier Mencuat

25 September 2026 - 05:24 WIB

Trending di Berita Utama