Menu

Mode Gelap

Kriminal · 16 Des 2023 11:33 WIB ·

Truk Penghisap Solar Bersubsidi Bebas Berkeliaran di Sejumlah SPBU Kabupaten Gresik


 Truk Penghisap Solar Bersubsidi Bebas Berkeliaran di Sejumlah SPBU Kabupaten Gresik Perbesar

METROPAGI.ID, GRESIK –Solar bersubsidi pembelianya hanya diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu, hal ini sudah diatur dalam peraturan Pemerintah dan bagi yang melanggar juga sudah ada ancaman pidananya, namun hal ini tidak berlaku bagi para bandit penghisap subsidi rakyat, mereka melakukan berbagai cara untuk bisa melancarkan aksinya, salah satunya dengan cara memodifikasi truk, dimana ada pompa khusus dari dalam tanki yang dialirkan ke tanki besar yang sudah di persiapkan di dalam truk, dan untuk mengelabui masyarakat dan aparat penegak hukum, truk tersebut ditutupi dengan terpal hingga tak terlihat dari luar dan biasanya ada indikasi kuat ada permainan dengan pihak SPBU.

Dari informasi masyarakat akan adanya truk yang disinyalir sudah di modifikasi sering lalu lalang membeli Solar bersubsidi di wilayah SPBU yang tersebar di Kabupaten Gresik, Jawa timur, awak media mencoba melakukan pantauan serta penelusuran di salah satu SPBU dengan nomor lambung 54611.xx. Jl. Raya Dandeles, Kec. Manyar, Kabupaten Gresik dan benar saja kami menjumpai truk berwarnah merah sedang mengisi Solar bersubsidi dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga :  Masyarakat Menunggu Tindakan Nyata Polres Pasuruan Menindak Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Nongkojajar dan Tutur

“Sering kami menjumpai truk tersebut lalu lalang dari SPBU satu ke SPBU lainnya untuk mengisi Solar bersubsidi dan kami curiga jika truk yang di tutupi terpal tersebut sudah dimodifikasi supaya bisa memuat Solar lebih banyak dalam sekali angkut, kami berharap sebagai masyarakat pihak Kepolisian bisa menangkap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi, kasihan para supir yang lain tak jarang mereka antri untuk membeli Solar dengan subsidi,”ujar warga ke awak media. Sabtu (16/12/2023).

Hal ini juga di benarkan oleh salah satu narasumber yang terpercaya ke awak media ia mengatakan, jika para maling solar bersubsidi diduga berani memberikan harga diatas harga normal atau memberikan fee pada petugas SBBU dan pemiliknya bernama inisial (Z).

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pengeroyokan di Poncokusumo Jadi Sorotan, Muncul Perbedaan Informasi Terkait Status Laporan Korban

” Z ini, dalam sekali jalan bisa mengangkut Solar bersubsidi hingga 5 ton bahkan bisa lebih, kemudian Solar tersebut di taruh di sebuah gudang lalu di lansir ke Truk Tanki biru untuk di jual kembali dengan harga non subsidi,”jelasnya.

Diketahui dalam UU migas pasal 53, 58, nomer 22 tahun 2001 tentang Migas, sudah terang dan jelas, bahwa, solar kuning subsidi hanya dijual untuk masyarakat kecil, bukan untuk keperluan industri. Dengan ancaman kurang lebih 6 tahun penjara dan denda 60 milyar.

Sementara itu pria yang bernama (Z) yang disebut-sebut narasumber sebagai pemilik truk tersebut saat dikonfirmasi salah satu tim awak media, dirinya enggan memberikan klarifiaksi hingga berita ini di tayangkan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Poncokusumo Jadi Sorotan, Muncul Perbedaan Informasi Terkait Status Laporan Korban

12 Juni 2026 - 11:37 WIB

Masyarakat Menunggu Tindakan Nyata Polres Pasuruan Menindak Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Nongkojajar dan Tutur

6 Juni 2026 - 05:54 WIB

Begal dan Curanmor Brutal, Jatanras Polda Jatim Bertindak Tegas Dukungan Publik Menguat

24 Mei 2026 - 08:29 WIB

Mafia Pengoplos LPG Subsidi 3 Kg ke 12 Kg Digulung Polres Bojonegoro

22 Mei 2026 - 11:44 WIB

Buron Selama Dua Tahun, Terjerat Kasus Pembunuhan Pemuda Asal Bondowoso Dibekuk di Jember

22 Mei 2026 - 11:12 WIB

Premanisme Jalanan Kembali Terjadi, Pria di Malang Dikeroyok Diduga Debt Collector

20 Mei 2026 - 06:37 WIB

Trending di Berita Utama