Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 22 Des 2024 16:17 WIB ·

Orang Tua Wali Murid Mengeluh Adanya Dugaan Pungli di SMAN 1 Tulungagung


 Orang Tua Wali Murid Mengeluh Adanya Dugaan Pungli di SMAN 1 Tulungagung Perbesar

METROPAGI.ID, TULUNGAGUNG- Tiap tahun Sekolah Menengah Umum Negeri (SMAN) 1 Tulungagung melalui komite sekolahnya selalu melakukan penarikan dana yang disebut sebagai sumbangan atau penggalangan dana kepada wali murid. Sebagai orang tua,merasa terbebani dengan nominal yang ditentukan.

Pungutan tersebut berkaitan dengan berbagai kebutuhan sekolah, seperti pengembangan dan pembangunan fasilitas sekolah. Namun, cara meminta sumbangan tersebut dinilai tidak etis dan menimbulkan ketidaknyamanan. “Kami bukannya tidak mau menyumbang, tapi cara memintanya yang tidak kami terima.dengan menyebutkan nominalnya sebesar Rp 600.000/siswa” pernyataan tersebut disampaikan W salah satu wali murid.

Pada kesempatan yang sama,orang tua Wali murid
inisial TK juga diundang ke sekolah dan dikumpulkan di masjid sekolah,acara tersebut, di mana kepala sekolah juga hadir,
TK menyampaikan keluhan yang sama, “pertemuan hari ini keputusannya setiap wali murid dibebankan RP 600.000,/siswa,tahun kemarin juga segitu nominalnya” katanya

Baca Juga :  Kasus Pembalakan Liar di Hutan Kalipare Dinilai Janggal? Delapan Orang di TKP, Tapi Hanya Dua Ditetapkan Tersangka

Dengan adanya informasi tersebut awak media mendatangi sekolah untuk melakukan konfirmasi. Pihak sekolah, melalui Kepala Sekolah SMAN 1 Tulungagung,Tosari membantah adanya pungutan tersebut.
“Sekolah tidak mengenal istilah pungutan, Itu tidak benar untuk lebih jelasnya tanyakan langsung ke ketua komite sekolah” jelasnya.

Tosari mengakui dirinya berada bersama ketua komite sekolah dan orang tua wali murid sewaktu acata pertemuan bersama. Jumat, (20/12/24) bertempat dimasjid sekolah.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan BBM Makin Marak di Wilayah Kabupaten Pasuruan, Dimana Peran APH?

Adanya kejanggalan jawaban yang disampaikan pihak sekolah dan selalu menyuruh untuk menanyakan langsung setiap pertanyaan yang berkaitan dengan besarnya nominal dana yang dibebankan ke orang tua wali murid ke komite sekolah sungguh disesalkan, padahal pada saat acara kepala sekolah berada di lokasi.

“Itu bukan ranah saya untuk menjawab tanyakan langsung pada komite sekolah” kata Tosari.
Sampai berita ini ditayangkan Awak media belum bisa bertemu dengan komite sekolah.(BBT/LIMBAD)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

25 Juli 2026 - 05:12 WIB

Alastlogo Memanggil Bupati Pasuruan, Kenapa yang dihadapkan ke masyarakat hanya Sekda?

24 Juli 2026 - 08:51 WIB

Aroma Bau Bangkai Teror Warga Kawasan PIER, Masyarakat Pertanyakan Peran DLH Kabupaten Pasuruan dan Provinsi Jawa Timur

24 Juli 2026 - 07:29 WIB

Misteri Rp20 Juta dalam Penanganan Perangkat Desa Pendem, BNN Kota Malang Bantah Uang Tebusan: Uang Itu untuk Apa?

24 Juli 2026 - 05:13 WIB

Kasus Pembalakan Liar di Hutan Kalipare Dinilai Janggal? Delapan Orang di TKP, Tapi Hanya Dua Ditetapkan Tersangka

24 Juli 2026 - 04:51 WIB

Presiden Minta Hemat, Pasuruan Malah Nambah Utang Rp363 Miliar Untuk Proyek Fisik

24 Juli 2026 - 02:51 WIB

Trending di Berita Utama