Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 16 Jun 2025 04:21 WIB ·

Proyek Urukan Perumahan di Kel. Sekargadung Diduga Tak Memiliki Izin Pemanfaatan Jalan, Masyarakat Meminta Stop


 Proyek Urukan Perumahan di Kel. Sekargadung Diduga Tak Memiliki Izin Pemanfaatan Jalan, Masyarakat Meminta Stop Perbesar

METROPAGI.ID, KOTAPASURUAN- Pekerjaan pengurugan lahan perumahaan PT. Graha Avila di Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, diduga dalam mengabil materialnya dari galian c yang tidak dilengkapi perijinan IUP/ilegal. Lokasi galian c yang mengirim material ilegal tersebut disinyalir berlokasi di Desa Kepuh, Kecamatan Kejayaan.

Selain material galian diduga ilegal, ada dugaan pemanfaatan jalan tidak memiliki izin dari Dinas PU Bina Marga, karena jalan tersebut tergolong jalan kelas tiga atau tidak boleh dilewati kendaraan yang bertonase berat. Diperkirakan puluhan dump truk tiap hari lalu lalang lalu, masyarakat mengharapkan Dinas terkait menyetop proyek tersebut sebelum izin-izinya dilengkapi.

Baca Juga :  Konflik Klaim Aset Desa vs Letter C Milik Warga di Desa Bulusari, BPN Pasuruan Jadwalkan Cek Lapangan Pekan Depan

Menurut masyarakat, keberadaan urugan yang materialnya dikirim dari tambang galian C ilegal, hal tersebut tidak hanya merusak lingkungan, akan tetapi juga merugikan pendapatan negara dan lagi ada dugaan kuat dalam pemanfaatan jalan yang dilewati kelas jalan tiga dimana jalan tersebut tidak boleh di lewati kendaraan-kendaraan yang bertonase berat atau besar,”keluh beberapa warga mengatakan ke metropagi.id, Senin (16/06/2025).

Kami sebagai masyarakat menginkan ada tindakan dari Dinas,-dinas terkait untuk segera menghentikan aktifitas proyek pengurukan tersebut sebelum izin-izinnya keluar.

Baca Juga :  Praktik Judi Sabung Ayam Malang di Desa Donowarih, Karangploso Digerebeg Polisi

“Kalau memang proyek pengurukan perumahan tersebut tidak memiliki izin, harusnya seceptnya dihentikan,”pintah beberapa warga.

Terkait adanya hal ini dikonfirmasi Kabid PU Binamarga Kota Pasuruan Roni mengatakan, bahwasanya pengembang belum pernah ijin ataupun memberikan pemberitahuan kepada kami terkait pemanfaatan jalan yang dilalui oleh dump truk.

“Pengembang belum pernah izin ke kami,”ujarnya.

Sementara penyuplai pengurukan CV. Indana melalui H. Herman saat dikonfirmasi awak media, jenengan kontak pak inggih aja.

“Alat saya cuma disewa mas, yang punya urukan pak Inggih,”balasnya dalam pesan WhatsApp. (Red)

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Permainkan Beras Bersubsidi SPHP Sebanyak 20 Ton Polres Pasuruan Tangkap 4 OrangTersangka

31 Oktober 2026 - 04:27 WIB

DPD PSI Pasuruan Tabuh Gong Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol

25 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Praktik Judi Sabung Ayam Malang di Desa Donowarih, Karangploso Digerebeg Polisi

25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

SMK N 1 Donorojo Kabupaten Pacitan Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

24 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Semarak Panen Raya Melon Hidroponik, Desa Pucang Anom Hadirkan Wisata Petik

24 Oktober 2026 - 03:48 WIB

PIRAMIDA Polres Pasuruan, Ngopi Bersama Awak Media Perkuat Sinergi dan Komunikasi

23 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Trending di Berita Utama