Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 30 Jun 2025 10:25 WIB ·

Sengketa Aset TKD Segaran Belum Kelar, Kini Dugaan Nepotisme Menghantui Perumda Malang, Setelah Beberapa Kerabat Dari Pejabat Dilantik


 Sengketa Aset TKD Segaran Belum Kelar, Kini Dugaan Nepotisme Menghantui Perumda Malang, Setelah Beberapa Kerabat Dari Pejabat Dilantik Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG – Sengketa aset antara Perumda Tirta Kanjuruhan dan Pemerintah Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, hingga kini belum menunjukkan titik terang. Aset yang dipermasalahkan berupa bangunan tandon air, yang menurut Kepala Desa Segaran, hingga saat ini belum resmi dialihkan meski proses tukar guling dan seluruh persyaratan telah dipenuhi dan diserahkan sejak lama.

Permasalahan ini sempat mencuat dan menjadi sorotan di berbagai media daring. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak Inspektorat maupun Kejaksaan Negeri Malang. Publik pun mulai meragukan komitmen kedua lembaga tersebut dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Perumda.

Salah satu sorotan tajam datang dari media realitapublik.id, yang mengungkap dugaan pelanggaran etika dan integritas oleh Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan. Praktisi hukum dan aktivis antikorupsi, Hendro Prasetyo, S.H., menilai telah terjadi pelanggaran terhadap isi Pakta Integritas yang ditandatangani untuk masa jabatan 2024–2029.

Baca Juga :  PLT Dijadikan Alat Kekuasaan, Kabupaten Pasuruan Terang-terangan Menabrak Aturan BKN dan Sistem Merit Nasional ?

Sejumlah dugaan pelanggaran yang kini disorot publik meliputi
Nepotisme:

1. Farhan Abdilla L., menantu Dirut, diangkat sebagai Plt. Kasi Bangdal, tanpa transparansi.
2. Kurnia Putri Primadani, anak kandung Dirut, menjabat di posisi strategis bagian hubungan pelanggan.
3. Sunyoto, adik ipar Dirut, dipekerjakan kembali sebagai tenaga kontrak meski telah melewati batas usia 56 tahun.
4. Cynthia Rosa Pramita, anak Direktur Umum, mendapat promosi jabatan meski proses assessment dinilai hanya formalitas.

Baca Juga :  DONGKRAK MUTU PENDIDIKAN, MAN 1 PONOROGO JALIN KERJA SAMA STRATEGIS DENGAN UNMUH PONOROGO

2. Target Kinerja Tak Tercapai:
Hingga Maret 2025, jumlah sambungan pelanggan baru Perumda hanya mencapai 151.000 sambungan, jauh dari target 155.656. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap kontrak kinerja dan seharusnya menjadi bahan evaluasi terhadap jabatan Direktur Utama.

Berbagai kalangan kini mendesak agar Kejaksaan Negeri Malang, bahkan Jaksa Agung, turun langsung mengusut dugaan korupsi, nepotisme, dan penyalahgunaan wewenang di tubuh Perumda Tirta Kanjuruhan.

Penegakan hukum yang tegas dan transparan sangat diharapkan demi menjaga kepercayaan publik serta menjamin pengelolaan perusahaan daerah yang bersih dan akuntabel. (Fr)

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Door, Cek Cok Berujung Tragis, Pria Asal Prigen Terkapar Penuh Luka Tembak

17 April 2026 - 15:33 WIB

Laporan Dugaan Pemalsuan Alamat Eni Saptarini, Hingga Turun Akte Cerai, AS Bantah Sebagai Otak Dibalik Itu Semua

17 April 2026 - 13:41 WIB

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Marak Terjadi di Tutur dan Nongkojajar, Tengkulak Sampai Kirim 3 Kali Sehari

17 April 2026 - 11:56 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Anggota DPRD Situbondo Mencuat, Warga Desak BK Beikan Sanksi Tegas

17 April 2026 - 10:01 WIB

Harga Minyak Goreng Meroket, Satgas Pangan Polres Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita untuk Stabilikan Harga

16 April 2026 - 05:46 WIB

Apakah Hukum Kalah? Premanisme Menang, Kontroversi Pembebasan Pelaku OTT Pungli di Wisata Tumpak Sewu Mencuat

16 April 2026 - 04:32 WIB

Trending di Berita Utama