Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 25 Sep 2025 05:58 WIB ·

Wakapolres Malang Beserta Jajarannya, Jaga Rumah Anggotanya, Karena di Gruduk Warga Kepanjen


 Wakapolres Malang Beserta Jajarannya, Jaga Rumah Anggotanya, Karena di Gruduk Warga Kepanjen Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG– Ratusan warga Perumahan Lawu Regency, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mendatangi rumah seorang oknum anggota polisi pada Selasa (23/9/2025) malam. Massa menuding oknum tersebut kerap membuat keributan di lingkungan, hingga Wakapolres Malang bersama jajaran turun langsung melakukan pengamanan sampai tengah malam.

Sekitar 100 warga berkumpul untuk mencari siapa pelakunya. Kejadian ini disebut bukan yang pertama. “Sudah sering. Kadang orang itu membuang bangkai dari lantai dua rumahnya, bahkan pernah menembakkan air softgun ke kaca rumah warga hingga pecah,” ucap salah satu warga yang ikut giatan malam itu dan tidak mau disebutkan namanya.

Warga menyebut, oknum tersebut justru seharusnya menjaga kamtibmas, malah arogan dan buat resah, “Saya tidak berani sebut nama, Mas, tapi semua warga di komplek tahu siapa orangnya. Itu garasi di komplek dikuasai. Mobilnya ada dua, Honda Jazz dan Ertiga, nomor platnya sama. Oknum, Mas, makanya berani. Pimpinannya paling cuma mutasi kalau ada kesalahan, jarang pimpinan coklat berani pecat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Penyitaan Mobil Ayla Merah oleh Polresta Malang Kota Menuai Tanda Tanya, Prosedur Hukum Dipertanyakan!

Aksi massa semakin memanas dengan teriakan agar oknum segera ditindak. Penandatanganan petisi dilakukan malam itu juga, disertai pelaporan resmi kepada pihak berwenang. Kapolsek Kepanjen melalui telepon langsung melaporkan ke Kapolres Malang.

Kapolsek bersama tokoh masyarakat mencoba mengetuk pintu gerbang rumah oknum tersebut, didampingi Wakapolres dan Kabag Ops Polres Malang. Namun hingga tengah malam, tidak ada respon dari dalam rumah.

Sekitar pukul 00:00 WIB, Wakapolres Malang akhirnya duduk bersama warga untuk meredakan situasi. “Kami tahu kalau peristiwa ini unsur pidana seperti apa, kami tidak faham. Dan apabila kami bersuara, ada kekhawatiran berdampak berbalik ke kami sendiri karena kami di sini awam hukum, sedangkan diduga pelaku anak buahnya bapak,” ujar seorang warga dalam pertemuan itu.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Malang menegaskan, “Hadirnya kami di sini yaitu melakukan serangkaian pengamanan. Kalau saya tidak akan fokus pada objek permasalahan, tapi lebih fokus ke history. Itu nanti yang akan kami gali. Terlepas terbukti atau tidak, semua sudah melihat ini terjadi. Karena kalau bicara hukum nanti panjang. Lebih baik dilakukan mediasi. Yang terpenting kami memastikan nantinya akan ada patroli di wilayah komplek ini.”

Baca Juga :  Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Pemkab Malang Usulkan Rp 135 Miliar Untuk Perbaikan 3 Ruas Jalan Lintas Selatan

Meski begitu, warga tetap meminta kepastian. “Kami hanya butuh kepastian dan keamanan, supaya kami sebagai warga biasa aman setelah melakukan pelaporan,” tegas Jojon, salah satu warga.

Publik kemudian menyoroti sikap aparat. “Sekelas Wakapolres saja hadir di situ, anak buahnya yang diduga pelaku tidak mau keluar rumah dan tidak mau menemui. Coba kalau warga biasa, bisa digedor paksa. Tapi karena sesama coklat, ada rasa sungkan dan gak enakan,” bisik sejumlah warga.

Warga pun menilai, solusi terbaik adalah reformasi internal Polri. Mereka berharap tidak ada lagi oknum polisi arogan yang membuat resah masyarakat dan mengabaikan etika terhadap pimpinan. (Fr)

Artikel ini telah dibaca 233 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penolakan Gereja di Sukalipura Bangil, Barikade Gus Dur Ajak Warga Kedepankan Toleransi Antar Umat Beragama

21 Juli 2026 - 10:20 WIB

BRI Dukung Ekspansi Bebek Bang Alex, Kini Buka Cabang di Besuki dan Kembangkan Coffee Space

21 Juli 2026 - 05:41 WIB

Polresta Sumenep Ungkap Peredaran Sabu Jaringan Sampang, Tiga Tersangka Diamankan

21 Juli 2026 - 04:04 WIB

DIMANA DPRD, TP3D, SEKDA, INSPEKTORAT, DAN BAGIAN HUKUM SELAMA INI?

21 Juli 2026 - 03:39 WIB

Dugaan Penyalahgunaan BBM Makin Marak di Wilayah Kabupaten Pasuruan, Dimana Peran APH?

21 Juli 2026 - 01:51 WIB

Wakil Bupati Merangkap CEO Pasuruan United, Bagaimana Penjelasanya Menurut UU Nomor 23

21 Juli 2026 - 01:15 WIB

Trending di Berita Utama