METROPAGI.ID, NGAWI – Langkah nyata terus ditunjukkan Pemerintah Desa Suruh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, dalam memperkuat ketahanan dan kenyamanan akses perhubungan warga. Melalui Bantuan Keuangan (BK) Desa Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026, pembangunan talud penyangga tanah sepanjang 460 meter kini tengah berjalan dan mulai terwujud di Dusun Suruh 3, tepatnya di lingkungan RT 006/RW 003.
Pekerjaan konstruksi ini bukan sekadar membangun struktur penahan tanah, melainkan upaya strategis untuk memperkuat badan jalan agar tetap kokoh, terhindar dari bahaya longsor, dan dapat diandalkan dalam jangka panjang. Jalur tersebut merupakan urat nadi mobilitas warga sehari-hari, baik untuk keperluan rumah tangga, pertanian, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kepala Desa Suruh, Septy Puspita Rahmawati, menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah desa dalam memprioritaskan kebutuhan dasar warga.
“Kami memahami betul bahwa jalan yang aman dan kuat adalah kebutuhan utama. Talud ini dibangun bukan hanya untuk hari ini, melainkan untuk melindungi jalur akses warga bertahun-tahun ke depan. Semoga manfaatnya dapat dirasakan langsung, menciptakan rasa aman, tenang, dan nyaman bagi siapa saja yang melintas,” ujar Septy.
Hingga saat ini, pembangunan talud sudah terlihat jelas di sepanjang jalur yang menjadi titik sasaran. Struktur yang dibangun disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan teknis lapangan, sehingga mampu menahan tekanan tanah di sisi jalan sekaligus mencegah erosi saat curah hujan tinggi turun.

Warga sekitar pun menyambut gembira realisasi pembangunan ini. Selama ini jalur tersebut sering dikhawatirkan tergerus air hujan atau longsor, sehingga kehadiran talud memberikan ketenangan tersendiri.
“Kami sangat bersyukur. Dulu kami selalu was-was, apalagi saat hujan deras. Sekarang dengan adanya talud ini, kami merasa jauh lebih tenang beraktivitas maupun melintas di jalan ini,” ungkap salah satu warga Dusun Suruh yang menyaksikan langsung jalannya pembangunan.
Pemerintah Desa Suruh menegaskan bahwa seluruh dana yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi ini dikelola secara tertib, transparan, dan diarahkan sepenuhnya untuk pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang nyata dan bermanfaat menjadi prioritas utama, agar setiap rupiah yang dipercayakan dapat dipertanggungjawabkan dan terlihat hasilnya di tengah masyarakat.
Dengan selesainya pembangunan talud ini, diharapkan aksesibilitas warga semakin lancar, keamanan melintas semakin terjamin, dan pembangunan Desa Suruh dapat terus berjalan berkelanjutan demi kemajuan bersama.
Red-(Sw)








