PASURUAN, METROPAGI.ID – Suasana karnaval sound horeg di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mendadak memanas. Keributan pecah di tengah perjalanan hingga sejumlah peserta terlibat aksi saling pukul.
Aksi tersebut terekam kamera warga dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 1 menit 28 detik, sejumlah pemuda tampak terlibat cekcok sebelum berujung adu jotos.
Kericuhan itu terjadi pada Sabtu (19/9/2026) malam, saat rombongan bergerak dari titik start di Dusun Jembrung II menuju lokasi finis. Petugas gabungan TNI dan Polri yang berada di lokasi langsung bergerak cepat untuk melerai.
Camat Gempol, Hadi Mulyono, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan bahwa petugas berhasil mengendalikan keributan sehingga situasi tidak meluas.

“Iya benar terjadi keributan yang diduga antar peserta. Petugas keamanan berhasil melerai,” kata Hadi Mulyono.
Hadi menambahkan, karnaval tersebut diikuti oleh 12 peserta, di mana masing-masing dusun menampilkan satu sound horeg. Ia juga membantah dugaan bahwa kericuhan tersebut dipicu oleh pengaruh minuman keras.
“Kurang tahu, yang saya tahu keributan terjadi antar peserta, bukan karena pengaruh miras,” ungkapnya.
Meski sempat diwarnai aksi saling pukul, kegiatan tetap berlanjut. Hadi menjelaskan bahwa situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan karnaval dapat dilanjutkan hingga selesai. (Red)








