Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 27 Mei 2025 17:20 WIB ·

Tak Mau Ngalah dan Ingin Kuasai Harta Waris Keponakan, WDR Dilaporkan ke Polres Malang


 Tak Mau Ngalah dan Ingin Kuasai Harta Waris Keponakan, WDR Dilaporkan ke Polres Malang Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG- Menindaklanjuti viralnya konflik permasalahan saling claim hak waris di Desa Gedok Wetan Kecamatan, Turen Kabupaten Malang, bakal berbuntut panjang. Masalahnya perkara yang sudah selesai dan disepakati kedua pihak setelah H.Budiono, kepala desa setempat memberi fasilitasi mediasi dikantor desa, kini proses perkaranya masih berlanjut ke jalur hukum.

Menurut Anang Santosa, A.Par, M.Par, kuasa hukum ahli waris mengatakan, jika masalah sengketa waris kliennya itu gagal selesai pada mediasi dikantor Desa Gedok wetan. Bukan berarti kurangnya ketegasan dan kebijakan sang mediator, melainkan perkara urung selesai karena dimentahkan oleh WDR yang tak lain paman ahli waris yang ingkari janjinya dan mengakibatkan pengurusan surat prosesnya terhenti.

Baca Juga :  Pansus Real Estate Menolak, Rakyat Sudah Berteriak, Kini Giliran Bupati Menentukan Ketegasannya

“Jujur kita merasa dibohongi secara terang terangan, mediasi juga disepakati bareng disaksikan pak kades. Yang ngukur batas tanah ya pak WDR sendiri, kok aneh saat mau proses surat surat wadari mbulet gak mau tanda tangan ia ingkar janji. Daripada ngeladenin orang gak jelas mending saya selesaikan lewat jalur hukum saja,”Ujar kuasa hukum ahli waris ke Bratapos.com, Senin, (26/05/2025).

Pihaknya juga menjelaskan jika kliennya selaku ahli waris sudah melaporkan Wadari pamannya ke Polres Malang. Yaitu dengan tiga sangkaan pasal, bahkan menurutnya tinggal menunggu kabar prosesnya saja.

Baca Juga :  Mabes Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

“Kita percayakan saja kepihak berwajib sesuai aturan yang ada, kami harap Polres segera menindaklanjuti perkara yang kami adukan. Khususnya tiga pasal, menguasai obyek tanpa hak, melakukan pemaksaan ke Sri Sukartini menyerahkan aset secara sukarela dan memberikan keterangan atau pernyataan palsu,”Tambah Anang Santosa.

Sementara Iptu.Transtoto Kanit IV Satreskrim Polres Malang melalui penyidik Aiptu.Indra, saat dikonfirmasi terkait aduan perkara tersebut pihaknya menerangkan jika aduan perkara dari Sri Sukartini sedang dalam proses penanganan.

“Masih melengkapi administrasi penyelidikan mas, selanjutnya meminta keterangan pada Bu Sri Sukartini setelah itu melangkah ke yang lain,”Terangnya, via WhatsApp. Senin, (26/05/2025) siang. Bersambung….!!!!! (Fr)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muslimin Penuhi Panggilan Klarifikasi Polisi, Ia Menampik Tudingan Adanya Tindakan Penipuan dan Penggelapan

27 April 2026 - 11:29 WIB

Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan, Karyawan PT. COBRA Yang Dipekerjakan PT. MGC Technology Indonesia Gaji Dibawa UMR

27 April 2026 - 06:00 WIB

Saat Semua Berhemat, Mengapa Pasuruan Justru Membangun Stadion Rp 25 Miliar?

26 April 2026 - 10:42 WIB

Gudang Pil Double L di Sukorejo Digerebek Polres Pasuruan, 104.961 butir pil double L dan 14 poket Sabu Berhasil Diamankan

26 April 2026 - 09:12 WIB

SMADA Islamic Festival 2026, Lahirkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

26 April 2026 - 06:14 WIB

Dugaan “Tangkap–Peras–Lepas” di Polres Batu, Uang Damai Rp5 Juta Diduga Kuat Mengalir di Unit Pidum

25 April 2026 - 19:31 WIB

Trending di Berita Utama