Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 1 Nov 2023 17:41 WIB ·

Diduga Akan Mengakhiri Hidupnya, Pria Beristri Asal Desa Ngabar Menyayat Perutnya dan Minum Racun Serangga


 Diduga Akan Mengakhiri Hidupnya, Pria Beristri Asal Desa Ngabar Menyayat Perutnya dan Minum Racun Serangga Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Pada siang hari warga Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan adanya peristiwa seorang yang diketahui sudah beristri asal Desa Ngabar, terdapat luka yang mengangah di perutnya, terlihat beberapa anggota Kepolisian di lokasi kejadian, mereka berupaya menggali informasi dan melakukan olah TKP untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi,

Informasi dari beberapa narasumber laki-laki tersebut bernama Riadi putra dari seorang ibu yang berjualan di kantin Puskesmas Ngempit, ia mempunyai istri dan hidup bersama istrinya di Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Riadi terkapar di belakang warung di Desa Bendungan dan ia ditemukan di sampingnya sebuah botol racun serangga.

Baca Juga :  Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan Pasal 18 UU Pers Bukan Pasal Tidur, Ketika Larangan Merekam Menjadi Ujian Transparansi

Saksi satu-satunya yang tak lain pemilik warung mengatakan, Riadi ketika ia datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat lalu memesan es teh dan menghilang ke belakang warung saya yang menghadap ke sawah, satu jam kemudian dia muncul sudah berlumuran darah dan pingsan.

 

“Ia tiba-tiba datang dari arah samping warung, saya liat ia sudah berdarah lalu pingsan, beberapa orang yang melihatnya segera membawa Riadi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raci,” terang pemilik warung tersebut.

Baca Juga :  Persekabpas Dijanjikan Milik Rakyat dan Pasuruan United Milik Swasta "Not For Sale." Lalu Siapa Yang Beli?

Sementara itu di kutib dari salah satu media online, salah satu anggota Polisi mengatakan, korban saat perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raci, mengaku bahwa dirinya telah meminum cairan racun serangga.

“Indikasi dugaan bunuh diri, karena menurut keterangan kakak ipar maupun paman dari istri korban, kurang lebih satu bulan yang lalu saat jemput istri nya ngajar di salah satu TK  sudah pernah bawa pisau, dengan disaksikan istri korban dan juga diketahui saat itu kaki nya sudah terluka,” ujar ksalah satu anggota Polsek Kraton. (Rian)

 

 

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Giat Pelatihan Potong Rambut Pria dan Wanita di Kelurahan Karanganyar, Lurah Rafli: Bekal Keterampilan untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

28 Juli 2026 - 05:36 WIB

Camat Kraton di Kisik, Sekda di Alastlogo: Di Mana Bupati Saat Krisis Sosial?

27 Juli 2026 - 12:06 WIB

Gabungan Jurnalis dan NGO Berbagai Daerah Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota Malang, Protes Istilah “Londo Ireng”

27 Juli 2026 - 04:50 WIB

Poros Tengah Gelar Festival Kesenian dan Tradisi Rakyat, Uri Uri Budoyo untuk Membangun Generasi Emas Tanpa Narkoba

27 Juli 2026 - 03:59 WIB

Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

25 Juli 2026 - 05:12 WIB

Alastlogo Memanggil Bupati Pasuruan, Kenapa yang dihadapkan ke masyarakat hanya Sekda?

24 Juli 2026 - 08:51 WIB

Trending di Berita Utama