Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 19 Mar 2024 12:07 WIB ·

Pansus DPRD Mulai Kuak Benang Kusut Anggaran Dana Hibah Milyaran Rupiah Untuk Kopi Kapiten


 Pansus DPRD Mulai Kuak Benang Kusut Anggaran Dana Hibah Milyaran Rupiah Untuk Kopi Kapiten Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Anggota Pansus Kopi Kapiten DPRD Kabupaten Pasuruan pertanyakan penggelontoran anggaran yang besar untuk Kopi Kapiten, bahkan, pansus menduga ada indikasi korupsi pada program tersebut.

“Pemkab Pasuruan, melalui organisasi perangkat daerah (OPD) diantaranya Dinas Perindustrian dan perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian layaknya sebagai juru iklan suatu produk (Kopi Kapiten), karena Kopi Kapiten bukan milik Pemkab namun milik Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APTEKI), namun kenapa begitu besarnya Pemkab menggelontorkan uang Negara hingga milyaran rupiah untuk Kopi Kapiten, kenapa bukan pertanian karena pemerintah pusat menekankan akan pentingnya ketahanan pangan,”terang Kasiman salah satu pansus anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari partai Gerinda. Senin (18/03/2024).

Baca Juga :  Giat Pelatihan Potong Rambut Pria dan Wanita di Kelurahan Karanganyar, Lurah Rafli: Bekal Keterampilan untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

Politisi fraksi Gerindra asal Pandaan ini juga menuding adanya dugaan konspirasi tingkat dewa. Sehingga dua Dinas yakni Dinas Ketahanan Pandangan dan Pertanian (DKPP) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan terus mengelontor anggaran miliar rupiah ke program kopi kapiten.

“Apa regulasinya kok sampai dinas terus menganggarkan program itu (kopi kapiten). Tolong kami diberi jawaban biar tidak gagal paham,” ujar Kasiman.

“Apa karena kopi kapiten bergambar mantan bupati Pasuruan. Sehingga program kopi kapiten rutin dianggarkan,” tanya Kasiman kepada DKPP dan Disperindag.

Ia menilai, program kopi kapiten berpotensi adanya tindak pidana korupsi. Untuk itu, pansus kapiten DPRD Kabupaten Pasuruan akan terus menggali dan mengumpulkan data sebagai bahan putusan tim pansus.

Baca Juga :  MAN 1 Ponorogo Raih Peringkat 3 Kontingen Terbaik Pratama Kejuaraan PMR WIRA Jatim 2026

Dalam hearing pansus kapiten DPRD Kabupaten Pasuruan bersama DKPP dan Disperindag terungkap program kopi kapiten digelontor anggaran Rp 10 miliar lebih. Setiap tahun program kopi kapiten rutin dianggarkan. Ada 163 kelompok petani kopi yang berada di wilayah delapan kecamatan. Semua kelompok petani kopi dibawah naungan Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) diketuai Abdul Karim. Tahun 2022 Dua alat Roasting dan Peracik kopi dari Disperindag disalurkan ke dua desa. Diantaranya Desa Kalipucang dan Desa Tutur. Satu alat dipindahkan ke petani bunga. Sedangkan satu alat lagi mangkrak di kantor balai desa Kalipucang. (Red)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Usut Jaringan Narkoba, Satresnarkoba Polres Pasuruan Amankan 4 Terdug

28 Juli 2026 - 16:01 WIB

17 Kapolres di Jatim Dimutasi, Ini Daftar Lengkapnya

28 Juli 2026 - 15:46 WIB

Janji Politik Menyelesaikan Alastlogo, Jangan Sampai Berakhir Menjadi Janji Palsu?

28 Juli 2026 - 13:40 WIB

Giat Pelatihan Potong Rambut Pria dan Wanita di Kelurahan Karanganyar, Lurah Rafli: Bekal Keterampilan untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

28 Juli 2026 - 05:36 WIB

Aroma Dugaan Pungli Karnaval Sumberpetung Makin Menyengat: Isu “Jual Beli” Parkir Rp70 Juta hingga Oknum Aparat Disorot!

27 Juli 2026 - 19:37 WIB

Camat Kraton di Kisik, Sekda di Alastlogo: Di Mana Bupati Saat Krisis Sosial?

27 Juli 2026 - 12:06 WIB

Trending di Berita Utama