Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 28 Jul 2026 13:40 WIB ·

Janji Politik Menyelesaikan Alastlogo, Jangan Sampai Berakhir Menjadi Janji Palsu?


 Janji Politik Menyelesaikan Alastlogo, Jangan Sampai Berakhir Menjadi Janji Palsu? Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Alastlogo Membutuhkan Bupati yang Menepati Janji, Bukan Sekadar Memberi Janji Politik pada akhirnya akan diuji oleh waktu. Janji kampanye boleh terdengar indah. Pidato boleh menggugah. Komitmen boleh disampaikan di hadapan ribuan orang. Namun, rakyat tidak akan menilai seorang pemimpin dari apa yang diucapkannya saat kampanye, melainkan dari apa yang dikerjakannya setelah memperoleh mandat.

Persoalan Alastlogo bukanlah persoalan baru. Sengketa lahan di Lekok dan Nguling telah berlangsung bertahun-tahun. Karena itulah, ketika masa kampanye, masyarakat Pasuruan Timur menaruh harapan besar kepada calon pemimpin yang menyatakan akan memperjuangkan penyelesaian persoalan Alastlogo.

Kini, sekitar 1,5 tahun setelah menjabat sebagai Bupati Pasuruan, masyarakat Alastlogo justru kembali menutup Jalur Pantura. Bukan karena persoalannya telah selesai, melainkan karena mereka merasa penyelesaiannya belum memberikan kepastian yang diharapkan.

Baca Juga :  Dugaan Pungli LKS di SDN 6 Sumberpetung Memanas, Kepsek Bantah, Wali Murid Justru Kantongi Bukti Kuat di Grup WhatsApp

Disinilah publik berhak mengingat kembali janji-janji politik yang pernah disampaikan oleh Bupati Rusdi Sutejo: Mana janji membawa persoalan Alastlogo kepada Presiden Prabowo Subianto?
Mana tindak lanjut atas komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat?
Mana pelaksanaan janji Anda yang tertuang pada MoU dengan masyarakat Sumberanyar terkait penyelesaian Alastlogo?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukanlah lahir dari kebencian, bukan pula untuk menjatuhkan siapa pun. Pertanyaan itu lahir karena rakyat masih mengingat janji yang pernah disampaikan. Rakyat memberikan suara karena percaya, dan rakyat memberikan mandat karena berharap.

Baca Juga :  Mengapa Kepala BKPSDM Kab. Pasuruan Melarang Wartawan Melakukan Perekaman?

Masyarakat Alastlogo tidak membutuhkan janji baru. Mereka membutuhkan kepastian, langkah nyata, dan seorang Bupati yang menunjukkan bahwa janji politik bukan sekadar bahan kampanye, melainkan komitmen yang terus diperjuangkan sampai menghasilkan penyelesaian.

Bagi rakyat, janji politik tidak berakhir pada hari pencoblosan. Janji politik justru baru benar-benar diuji setelah seseorang memperoleh kekuasaan dan kewenangan untuk mewujudkannya. (Syr)

FORMAT Pasuruan (Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan) — Memantau dan mengawal akuntabilitas publik di Kabupaten Pasuruan.
Oleh:
OPINI PUBLIK FORMAT PASURUAN – Ismail Makky, SE., S.H., M.M. (Ketua)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Giat Pelatihan Potong Rambut Pria dan Wanita di Kelurahan Karanganyar, Lurah Rafli: Bekal Keterampilan untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

28 Juli 2026 - 05:36 WIB

Aroma Dugaan Pungli Karnaval Sumberpetung Makin Menyengat: Isu “Jual Beli” Parkir Rp70 Juta hingga Oknum Aparat Disorot!

27 Juli 2026 - 19:37 WIB

Camat Kraton di Kisik, Sekda di Alastlogo: Di Mana Bupati Saat Krisis Sosial?

27 Juli 2026 - 12:06 WIB

MAN 1 Ponorogo Raih Peringkat 3 Kontingen Terbaik Pratama Kejuaraan PMR WIRA Jatim 2026

27 Juli 2026 - 06:48 WIB

Gabungan Jurnalis dan NGO Berbagai Daerah Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota Malang, Protes Istilah “Londo Ireng”

27 Juli 2026 - 04:50 WIB

Poros Tengah Gelar Festival Kesenian dan Tradisi Rakyat, Uri Uri Budoyo untuk Membangun Generasi Emas Tanpa Narkoba

27 Juli 2026 - 03:59 WIB

Trending di Berita Utama