Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 15 Jul 2024 12:42 WIB ·

Format Meminta PJ Bupati Mundur Jika Proyek Revitalisasi Pasar Cheng Hoo Gagal


 Format Meminta PJ Bupati Mundur Jika Proyek Revitalisasi Pasar Cheng Hoo Gagal Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan (FORMAT) melakukan audiensi dengan Pj. Bupati Pasuruan terkait dengan progres pelaksanaan pembangunan revitalisasi pasar Cheng Hoo, Senen 15 Juli 2024.

Ismail Makky dalam keterangannya menyampaikan bahwa ” ada upaya sistematis untuk menggagalkan proyek tersebut, artinya jika proses lelang sampai retender gagal maka gagal pula pemkab pasuruan untuk melakukan pembangunan revitalisasi pasar Cheng Hoo ” ujarnya

Kami mengingatkan kepada Pemkab Pasuruan khususnya Pj Bupati jika proyek revitalisasi pasar cheng hoo gagal, tidak mengurangi rasa hormat kami, Format meminta Pj. Bupati mundur dari jabatannya, karena ini menyangkut kredibilitas pemkab pasuruan serta berpengaruh pada opini BPK, tidak perlu takut terhadap siapapun yang mencoba melakukan intervensi untuk memaksakan kepentinganya ” imbuhnya

Baca Juga :  Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

Gubernur LIRA Jawa Timur , Ayik Suhaya menambahkan ” bahwa Pj Bupati harus tegas dan berani serta menjamin keberlajutan Proyek Revitalisasi Pasar Cheng Hoo, karena ini menyangkut hajat hidup kebutuhan masyarakat Kabupaten Pasuruan, siapapun yang mencoba dan berusaha menggagalkan proyek tersebut kami siap menghadapi ” Ujarnya

Muklis Lsm JIMAT juga menyampaikan pendapatnya ” Pemkab harus berani mengambil langkah positif untuk menyelamatkan keberlajutan proyek tsb, yang terpenting niatannya untuk kepentingan masyarakat ” ujarnya

Baca Juga :  Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan Pasal 18 UU Pers Bukan Pasal Tidur, Ketika Larangan Merekam Menjadi Ujian Transparansi

Dalam tanggapan Pj. Bupati Andriyanto melalui video call mengucapkan terima kasih atas kritik dan sarannya, kami sampai saat ini masih dalam tren positif untuk melanjutkan proyek tersebut sampai pada komunikasi dan koordinasi dengan departemen keuangan, tidak ada intervensi, kami bekerja independent dan normatif dalam menjalan tugas dan fungsi sebagai penyelenggara pemerintahan, kami juga berkoordinasi dengan Kejaksaan dalam proses tersebut yakinlah bahwa kami tetap dalam track yang benar dan tetap amanah ” ujarnya. (sry)

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPMD Bilang Selesai, Kades-Camat Bungkam: Misteri Uang Parkir Sound Horeg Sumberpetung Dipertanyakan”

26 Juli 2026 - 06:30 WIB

Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

25 Juli 2026 - 05:12 WIB

Alastlogo Memanggil Bupati Pasuruan, Kenapa yang dihadapkan ke masyarakat hanya Sekda?

24 Juli 2026 - 08:51 WIB

Aroma Bau Bangkai Teror Warga Kawasan PIER, Masyarakat Pertanyakan Peran DLH Kabupaten Pasuruan dan Provinsi Jawa Timur

24 Juli 2026 - 07:29 WIB

Misteri Rp20 Juta dalam Penanganan Perangkat Desa Pendem, BNN Kota Malang Bantah Uang Tebusan: Uang Itu untuk Apa?

24 Juli 2026 - 05:13 WIB

Kasus Pembalakan Liar di Hutan Kalipare Dinilai Janggal? Delapan Orang di TKP, Tapi Hanya Dua Ditetapkan Tersangka

24 Juli 2026 - 04:51 WIB

Trending di Berita Utama