Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 5 Mei 2026 12:11 WIB ·

TP3D Pasuruan: Percepatan Pembangunan atau Percepatan Nepotisme? Ketika Kedekatan Mengalahkan Merit — Alarm Bahaya Bagi Elektabilitas Bupati


 TP3D Pasuruan: Percepatan Pembangunan atau Percepatan Nepotisme? Ketika Kedekatan Mengalahkan Merit — Alarm Bahaya Bagi Elektabilitas Bupati Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo telah menjabat 1 tahun 2 bulan 15 hari sejak 20 Februari 2025. Cukup untuk menunjukkan arah. Yang mengemuka di kalangan birokrasi bukan terobosan — melainkan ketidaknyamanan yang menyebar. Yang berubah bukan kebijakan. Yang berubah adalah: siapa yang aman, dan siapa yang tidak.

Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) kini terindikasi memainkan peran yang melampaui mandatnya. Di lapangan, TP3D terindikasi menjadi kanal informal penentu karier ASN — bukan BKPSDM, bukan Baperjakat, melainkan diduga bisikan dari lingkar TP3D. Padahal TP3D tidak memiliki dasar hukum untuk menilai kompetensi atau merekomendasikan mutasi ASN.


Ironinya, mengukur profesionalisme ASN itu sangat mudah. Data sudah tersedia — dan BKPSDM tahu itu:
1. Indeks Profesionalitas (IP) ASN;
2. Nilai SKP (Sasaran Kinerja Pegawai);
3. Riwayat diklat dan sertifikasi;
4. Penghargaan dan prestasi; serta
5. Ada tidaknya catatan hukuman disiplin.

BKPSDM tahu ini. Bupati tahu atau tidak — publik yang menilai. Namun sistem merit kerap hanya menjadi formalitas: disebut dalam rapat, dicantumkan dalam berita acara, lalu diduga diabaikan dalam keputusan akhir. Jika praktik ini bertentangan dengan PP No. 11/2017 dan PermenPANRB No. 17/2024, Kabupaten Pasuruan berisiko mendapat catatan merah BKN — dan BPK-RI serta KPK-RI sudah selayaknya turun ke Pasuruan.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Rembang, Ratusan Tabung Disita

Yang terjadi selama kepemimpinan singkat Bupati Rusdi Sutejo bukan sekadar mutasi biasa. Yang terjadi adalah fenomena bedol desa di OPD-OPD strategis:
1. Dinas Kesehatan — bedol desa.
2. Dinas Pendidikan — bedol desa.
3. Dinas Pertanian — bedol desa.
4. Dinas Keuangan — bedol desa.
5. Cipta Karya — bedol desa.
6. Bagian Umum Sekretariat Daerah — bedol desa.
7. ASN yang masa kerjanya kurang dari satu tahun menjelang pensiun — dibuang ke kecamatan.

Kecamatan bukan tempat buangan. Mutasi bukanlah hukuman. Kebijaksanaan dan hati nurani pimpinan harusnya dikedepankan, bukan bisikan semu.

Fenomena ini tidak diam di dalam kantor. Cerita tentang siapa yang dibuang ke mana menyebar dari OPD ke desa, dari warung kopi ke grup WhatsApp RT. Semuanya bermuara pada dua nama: Bupati dan TP3D. Setiap ASN yang kecewa membawa serta keluarga dan lingkungannya — dan ini jelas pengaruhnya luar biasa signifikan. Di Kabupaten Pasuruan, kasak-kusuk figur pemilihan 2029 sudah mulai bergerak — didorong oleh kekecewaan yang ditabur sendiri. Sejarah mencatat: pemimpin jarang jatuh karena lawan terlalu kuat. Mereka jatuh karena membangun terlalu banyak musuh dari barisan sendiri.

Baca Juga :  Semarak Panen Raya Melon Hidroponik, Desa Pucang Anom Hadirkan Wisata Petik

TP3D seharusnya menjadi motor pembangunan, bukan instrumen konsolidasi kekuasaan. Bupati HM Rusdi Sutejo masih punya waktu. Kembalilah pada sistem merit. Gunakan data kinerja sebagai satu-satunya dasar keputusan. Jika tidak, lubang yang digali akan menenggelamkan bukan hanya kualitas birokrasi — tetapi elektabilitas Bupati itu sendiri menjelang 2029.

— Bersambung —
FORMAT Pasuruan — Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan | 5 Mei 2026 | Seri I

Artikel ini telah dibaca 269 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPD PSI Pasuruan Tabuh Gong Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol

25 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Praktik Judi Sabung Ayam Malang di Desa Donowarih, Karangploso Digerebeg Polisi

25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

SMK N 1 Donorojo Kabupaten Pacitan Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

24 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Semarak Panen Raya Melon Hidroponik, Desa Pucang Anom Hadirkan Wisata Petik

24 Oktober 2026 - 03:48 WIB

PIRAMIDA Polres Pasuruan, Ngopi Bersama Awak Media Perkuat Sinergi dan Komunikasi

23 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Aksi Balap Liar di Jalan Raya Purwosari Sengon Kian Meresahkan, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas, Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

23 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Trending di Berita Utama