Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 7 Mar 2026 12:30 WIB ·

Aroma Busuk Dugaan Tangkap Peras dan Lepas Kasus Sabu Puluhan Juta, Kepala BNNK Blitar: Kalau Bisa Itu di Take Down


 Aroma Busuk Dugaan Tangkap Peras dan Lepas Kasus Sabu Puluhan Juta, Kepala BNNK Blitar: Kalau Bisa Itu di Take Down Perbesar

METROPAGI.ID BLITAR – Sabtu 7 maret 2026. Aneh bin ajaib. Entah apa yang merasuki pikiran Kepala BNNK Blitar, AKBP Wahjudi Santoso, S.E., menyikapi mencuatnya aroma busuk dugaan praktik “tangkap-lepas” tersangka narkoba jenis sabu-sabu yang diwarnai dugaan pemerasan hingga nominal puluhan juta rupiah.

Bukannya memberikan klarifikasi transparan, ia justru diduga berupaya membungkam suara pers. Kasus yang kini menjadi sorotan tajam publik ini kian memanas.

Selain membantah keras pemberitaan yang beredar di beberapa media online dengan label “fitnah dan hoaks” melalui media lain, Wahjudi juga mengklaim bahwa awak media tidak melakukan konfirmasi sebelum berita diterbitkan. Namun, klaim tersebut bak panggang jauh dari api—berbanding terbalik dengan fakta lapangan yang ditemukan tim redaksi.

Dalih “Internal” dan Permintaan Take Down

Kepada wartawan, AKBP Wahjudi Santoso seolah mencoba melakukan manuver “pendinginan” dengan meminta agar pemberitaan tersebut dikomunikasikan secara internal. Ironisnya, ia secara terang-terangan meminta agar berita yang sudah tayang segera di- take down (dihapus).

Baca Juga :  Kontroversi TPA Wonokerto 428.850 Ton Setahun, Kapasitas 80–120 Ton Sehari, dan Lima dari Dua Puluh Empat Kecamatan

“Kita ketemu saja, kapan. Iya gini, saya tahunya sampean gitu saja, kita sampaikan, kita komunikasikan dan kita koordinasikan dengan baik lah. Iya seyogyanya sebelum saya jawab jangan up (tayang) dulu, kalau seperti ini kan saya kena dengan pimpinan,” ucapnya saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Kamis (5/3/2026) dini hari.

Lebih lanjut, Wahjudi menambahkan permintaan yang mencederai kemerdekaan pers: “Iya kalau bisa itu di take down juga masalahnya internal kami,” pintanya.

Publik Bertanya: Ada Apa di BNNK Blitar?

Sikap defensif Kepala BNNK Blitar ini justru memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Jika memang prosedur penangkapan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mengapa harus alergi terhadap pemberitaan? Mengapa pula muncul permintaan untuk menghapus berita jika memang tidak ada fakta yang disembunyikan?

Upaya menggiring opini bahwa wartawan tidak melakukan konfirmasi juga terbantahkan. Berdasarkan catatan redaksi, konfirmasi via pesan singkat WhatsApp sudah dikirimkan sejak Selasa (3/3/2026), namun tidak mendapatkan respon sedikit pun. Barulah pada Kamis dini hari, pihak BNNK baru bereaksi setelah isu ini meledak ke permukaan.

Baca Juga :  Toko Sembako Triningsih Terus Tumbuh, Pendampingan BRI Jadi Penyemangat Pelaku UMKM Tulungagung

Membungkam Fakta atau Menutupi Borok?

Kini bola panas ada di tangan BNNK Blitar. Publik menunggu keberanian institusi anti-narkotika ini untuk buka-bukaan terkait nasib para tersangka sabu yang diduga dilepaskan dengan mahar puluhan juta tersebut. Upaya meminta take down berita bukan hanya mencerminkan ketakutan akan teguran pimpinan, tetapi juga diduga sebagai bentuk intervensi terhadap kontrol sosial yang dilakukan oleh media.

Hingga berita ini diunggah, tim investigasi terus mendalami siapa saja oknum yang bermain dalam lingkaran setan “tangkap-peras-lepas” ini. Apakah ini sekadar masalah internal, ataukah ada skandal lebih besar yang sedang berusaha ditutupi di balik tembok kantor BNNK Blitar? ( fr Tim)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemdes Oro-Oro Ombo Wetan Gelar Tasyakuran, Memperingati HUT RI ke-81 Bersama Masyarakat dan Tokoh Agama

3 September 2026 - 16:08 WIB

Camat Gadingrejo Lantik 28 Ketua RT dan 5 Ketua RW di Kelurahan Gading, Tekankan

2 September 2026 - 17:06 WIB

SENGIT! PUTRA-JAZZ CUMA TERPAUT 0,004 DETIK DARI PUNCAK KELAS R1, GARDAN PATAH DI SS4

2 September 2026 - 07:52 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemerintah Desa Cermo Gelar Lomba Cerdas Cermat, Keagamaan, dan Seni Tari Tradisional

1 September 2026 - 19:46 WIB

Karnaval Sound Horeg di Desa Pekoren Rembang Berdarah, Trinusa Kecam dan Pertanyakan Peran Keamanan

1 September 2026 - 12:45 WIB

Karnaval Sound Horeg di Pekoren Rembang Berujung Ricuh, Enam Kardus Minuman Beralkohol Tanpa Merek Ditemukan Dilokas

1 September 2026 - 10:27 WIB

Trending di Berita Utama