Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 10 Mei 2025 03:14 WIB ·

Laki-laki Biadab Istri Dianiaya Hingga Meninggal


 Laki-laki Biadab Istri Dianiaya Hingga Meninggal Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN–Apa yang dilakukan Herlambang Sigit Prananto, 34 ini sungguh keterlaluan. Sebagai suami, ia bukannya melindungi istrinya, yang ada ia menganiaya hingga sang istri meregang nyawa.

Herlambang Sigit yang asal Niaga RT 3/ RW 2, Lingkungan Pesantren, Kelurahan/ Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan itu pun langsung ditahan Polsek Pandaan, Jumat siang (9/5) sekitar pukul 13.00.

Ia ditangkap polisi saat berada di rumah kontrakannya di Gang Podorukun RT 02 / RW 02, Lingkungan Pesantren, Kelurahan / Kecamatan Pandaan.

Di rumah kontrakan itu pula, Herlambang Sigit menganiaya istrinya, Yulina Kuslidiawati, 25, asal Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen hingga meninggal.

Baca Juga :  33 Petani Pagak Menjerit, Tanaman Diduga Digusur Ekskavator: “Pemerintah Ada untuk Siapa?”

“Terduga pelaku KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) berujung tewasnya sang istri ini, kami amankan saat berada di TKP,” kata Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucahyono.

“Sebelumnya, kami dapat laporan dari dua orang saksi, merupakan adik dan ayah dari terduga pelaku terkait kejadian ini,” imbuh Bambang.

Penangkapan pelaku Sigit sendiri membuat lingkungan sekitar rumah kontrakan korban dan pelaku geger.

Sebab, sebelumnya, warga setempat tak mengetahui bahwa Sigit menganiaya istrinya hingga tewas.

Petugas kepolisian dari inafis dan Satreskrim Polres Pasuruan pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Jual Tanah untuk Perumahan, Warga Warungdowo Kehilangan Aset Akibat Tertipu Cek Kosong

Polisi memasang police line. “Posisi korban sudah tewas, berada di atas ranjang dan berselimut,” beber Bambang.

Korban sendiri mengalami sejumlah luka pada jenazahnya.

“Ada luka keluar darah pada hidungnya, juga memar atau lebam di dada sebelah kanan. Diduga korban KDRT dilakukan oleh terduga pelaku merupakan suaminya sendiri,” imbuh perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Selesai olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa ke RS. Bhayangkara, Pusdik Gasum, Porong, Sidoarjo untuk dilakukan otopsi.

Jenazah korban dibawa dengan menggunakan mobil ambulans dari Puskesmas Pandaan. (Limbat /Imam)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPMD Bilang Selesai, Kades-Camat Bungkam: Misteri Uang Parkir Sound Horeg Sumberpetung Dipertanyakan”

26 Juli 2026 - 06:30 WIB

Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

25 Juli 2026 - 05:12 WIB

Alastlogo Memanggil Bupati Pasuruan, Kenapa yang dihadapkan ke masyarakat hanya Sekda?

24 Juli 2026 - 08:51 WIB

Aroma Bau Bangkai Teror Warga Kawasan PIER, Masyarakat Pertanyakan Peran DLH Kabupaten Pasuruan dan Provinsi Jawa Timur

24 Juli 2026 - 07:29 WIB

Misteri Rp20 Juta dalam Penanganan Perangkat Desa Pendem, BNN Kota Malang Bantah Uang Tebusan: Uang Itu untuk Apa?

24 Juli 2026 - 05:13 WIB

Kasus Pembalakan Liar di Hutan Kalipare Dinilai Janggal? Delapan Orang di TKP, Tapi Hanya Dua Ditetapkan Tersangka

24 Juli 2026 - 04:51 WIB

Trending di Berita Utama