Menu ✖

Mode Gelap

Peristiwa · 20 Sep 2023 09:19 WIB ·

Polindes Sambirejo Sering Tutup, Warga Mempertanyakan Kemana Petugas Medis Disaat Jam Pelayanan


 Kondisi Polindes di Rejoso nampak sepi dan tertutup. (Foto : Istimewa - Metropagi.id) Perbesar

Kondisi Polindes di Rejoso nampak sepi dan tertutup. (Foto : Istimewa - Metropagi.id)

METROPAGI.id | PASURUAN – Warga Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, sering kembali dan kecewa ketika mau berobat ke Pos Bersalin Desa (Polindes) yang merupakan sarana dan prasarana kesehatan pertama masyarakat mendapatkan pertolongan medis sebelum dibawa ke puskesmas atau rumah sakit.

Hal ini pernah dirasakan serta dikeluhkan salah satu warga, ketika mau berobat atau membutuhkan petugas medis di kala anaknya sedang sakit.

“Ketika itu, pada pagi hari sekitar jam 10.00, tiba-tiba anak saya yang masih bayi mengalami panas demam, karena saya takut terjadi apa-apa, bergegaslah saya pergi ke Polindes, namun setibanya di sana ternyata tidak ada orang atau petugas medis sama sekali yang saya jumpai serta pintunya tertutup rapat, meskipun agak jauh dari rumah saya, segera saya pergi ke Puskesmas Rejoso demi kesembuhan bayi saya,” keluhnya.

Baca Juga :  Gebrakan Awal AKBP Irawan Setyono Pimpin Polres Pasuruan, Bongkar Sindikat Pengoplos LPG 3 Kg, METROPAGI.ID, PASURUAN — Belum genap sehari memegang komando di Polres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono langsung menunjukkan taringnya dalam memberantas tindak pidana yang merugikan masyarakat. Jajaran Polres Pasuruan sukses membongkar praktik kecurangan penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di wilayah hukumnya. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di sebuah gudang terbuat dari bambu di Dusun Balai Panjang, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Selasa ( 30/09/2026 ) Dilokasi kejadian, para pelaku kedapatan menjalankan aksi ilegal dengan menyuntik atau memindahkan isi gas LPG subsidi 3 kilogram (yang merupakan hak masyarakat kurang mampu) ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram berlabel Bright Gas. Gas hasil oplosan tersebut kemudian diperjualbelikan kembali demi meraup keuntungan pribadi yang berlipat ganda. Dalam penggerebekan mendadak yang dilakukan oleh unit Tipiter Polres Pasuruan di tempat kejadian perkara (TKP), aparat berhasil mengamankan sejumlah elemen penting dari sindikat ini: 1. Empat Orang Terduga Pelaku: Berhasil dicokok di lokasi dan langsung digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami peran masing-masing. 2.Puluhan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram bersubsidi, tabung kosong ukuran 12 kilogram, selang regulator khusus suntik, serta peralatan pendukung pengoplosan lainnya turut disita sebagai barang bukti. 3. Sebuah Truk untuk sarana pengangkutan Gebrakan cepat di hari pertama kepemimpinan AKBP Irawan Setyono ini mendapat apresiasi positif dari Bupati LIRA Pasuruan Muslimin dan masyarakat sekitar. Langkah tegas tersebut menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan ekonomi khususnya penyalahgunaan distribusi BBM dan gas bersubsidi, bahwa aparat penegak hukum tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang merugikan hak rakyat kecil di Pasuruan. "Kami apreasiasi kinerja jajaran Satreskrim Polres Pasuruan dalam Keberhasilan mengungkap praktik pemindahan isi gas (pengoplosan) dari tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram di Kecamatan Rembang ini dinilai sebagai bukti nyata respons cepat kepolisian terhadap keresahan warga. Masyarakat berharap penindakan tegas seperti ini tidak berhenti pada pengungkapan pertama saja, melainkan terus berlanjut untuk memutus mata rantai sindikat pengoplosan gas bersubsidi hingga tuntas,"tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, Kasi Humas Polres Pasuruan dikonfirmasi awak media belum ada kabar terkait hal tersebut. "Masih belum dapat info,"terangnya. Sementara itu warga setempat membenarkan penggerebekan tersebut, ia melihat saat petugas gerak cepat dalam membongkar Penyalahgunaan LPG 3 kg diwilayahnya. "Benar ada beberapa anggota kepolisian datang ke lokasi dengan mengendari mobil mini bus warna putih melakukan penangkapan Empat orang yang diduga mengoplos LPG 3Kg ke tabung 12 Kg," terangnya. (Red)

Menyikapi akan hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Transparansi Indonesia Bersatu (LSM AGTIB) “Arifin” mengatakan, beberapa sarana dan prasarana kesehatan sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, baik di setiap kelurahan maupun di Desa, namun nyatanya setelah saya datangi memang benar informasi dari warga, Polindes Sambirejo hari ini pintunya tertutup atau tidak digunakan dengan efektif. Rabu (20/09/2023).

“Itu sebabnya masyarakat pertanyakan status dari bangunan-bangunan tersebut jika tidak tepat sasaran kenapa Polindes dibangun sehingga tidak merugikan APBD, kalaupun dibangun seharusnya ada tenaga medis yang standby di Polindes untuk melayani kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Final Piala Bupati Memanas! Kejayan FC Juara, Ayik Suhaya Soroti Kericuhan dan Kinerja Wasit

Lebih lanjut ia mengatakan, saya dan warga Desa Sambirejo berharap, kiranya keluhan masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan dibawa kepemimpinan Bupati H. Irsyad Yusuf melalui Kepala Dinas Kesehatan Ibu Ani Latifah dapat membenahi masalah-masalah kesehatan di daerah ini.

“Saya dan warga Desa Sambirejo berharap Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dapat membenahi masalah ini untuk Pasuruan Maslahat bagi rakyat,” tegasnya.

Akan adanya hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Ibu Ani Latifa saat dikonfirmasi awak media melalui No ponselnya beliaunya mengatakan, Bu Bidan Desa Sambirejo saat ini sementara ditugaskan dinas di Puskesmas induk Rejoso, karena Bidan di Puskesmas Induk cuti melahirkan, untuk kegiatan Posyandu dll tetap dilaksanakan,” balasnya.

(Al/red)

Artikel ini telah dibaca 147 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

14 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Mediasi Gagal, Korban Penipuan 350 Juta Desak Polres Pasuruan Segera Tetapkan Tersangka

12 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Warga Jabon Sidoarjo Digegerkan Penemuan Mayat Pemuda, Beserta Sepeda Motor CBR

10 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sidang Ketiga Sengketa Tanah Rejoso Lor Memanas, Mediasi Gagal Total, Perkara Lanjut ke Pokok Perkara

8 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Tertipu Tanah Kapling Fiktif, Pasutri Asal Bangil Lapor Polisi

8 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Memasuki Musim Penghujan, PU Bina Marga Malang Genjot Pembangunan Drainase

7 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Trending di Berita Utama