Menu

Mode Gelap

Hallo Polisi · 11 Jan 2024 08:47 WIB ·

Sinergitas Tiga Pilar, Polisi Bersihkan Material Longsor di Trenggalek


 Sinergitas Tiga Pilar, Polisi Bersihkan Material Longsor di Trenggalek Perbesar

METROPAGI.ID, TRENGGALEK- Sinergitas Tiga Pilar Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur ini memang patut diacungi jempol.

Bagaimana tidak, aparat negara yang terdiri dari Polsek, Koramil dan Kecamatan Bendungan ini kompak melakukan melakukan aksi sosial untuk warganya yang kena musibah longsor.

Aksi kemanusiaan berupa kerja bakti membersihkan material tanah longsor yang menimpa rumah salah satu warga tepatnya di desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek ini dilakukan usai di desa tersebut terdampak longsor akibat hujan lebat.

Kapolsek Bendungan Iptu Suswanto, S.H. yang juga turut hadir bersama anggotanya mengatakan, kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian jajaran Forkopimca Bendungan atas musibah yang dialami oleh warga.

“Hari ini kami dari Forkompica Bendungan bersama warga melakukan pembersihan tanah longsor yang menimpa rumah bapak Sukardi. Kita bantu semaksimal mungkin.”ujar Iptu Suswanto,Kamis (11/1).

Pembersihan material tersebut dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan seadanya.

Baca Juga :  BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital, Merchant EDC di Situbondo Terus Bertambah

Tanah dan lumpur yang memenuhi halaman rumah dibersihkan dan dipindah ke lokasi yang lebih aman.

Selain melakukan kerja bakti, jajaran Forkopimca Bendungan juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk solidaritas yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tanah longsor itu sendiri terjadi pada hari Rabu, tanggal 10 Januari 2024 yang lalu sekira pukul 18.00 Wib.

Tebing dengan tinggi 8 meter dan panjang 15 meter yang berada didepan rumah warga tersebut longsor dan menimpa teras rumah sehingga dipenuhi lumpur dan batu.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,”terang Iptu Suswanto.

Memasuki musim penghujan ini,pihaknya menghimbau kepada seluruh warga agar lebih hati-hati dan waspada terutama yang tinggal di wilayah perbukitan.

“Jika mengetahui ada kejadian bencana alam sekecil apapun, mohon segera dilaporkan kepada tiga pilar di desa ataupun Polsek, agar bisa segera tertangani.”pungkasnya.

Baca Juga :  Tiga Penonton Dikeroyok saat Karnaval Sound Horeg Bersih Desa Sidorejo Jabung, Satu Diantaranya Perempuan Hamil Muda

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Danramil Bendungan Kapten Inf. Agus Setiawan, Camat Bendungan Sujatmiko, S.Sos, Kepala desa Sumurup bersama perangkat desa serta sejumlah masyarakat setempat.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono mengatakan pihak Polres Trenggalek sebelumnya juga telah melakukan mitigasi kebencanaan di wilayah kabupaten Trenggalek.

“Kami koordinasi dengan pihak – pihak terkait dan telah mendata wilayah – wilayah yang rawan terjadi bencana di Kabupaten Trenggalek,”ujarnya.

Dengan memetakan titik rawan bencana itu kata AKBP Gathut Bowo Supriyono pihaknya juga sudah menyiapkan langkah upaya penanganan jika sewaktu – waktu terjadi bencana.

“Namun demikian tetap kami himbau kepada warga Masyarakat mengahadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini agar meningkatkan kewaspadaan,”pungkas AKBP Gathut Bowo Supriyono.(ERS)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPMD Bilang Selesai, Kades-Camat Bungkam: Misteri Uang Parkir Sound Horeg Sumberpetung Dipertanyakan”

26 Juli 2026 - 06:30 WIB

Warga Alastlogo Tagih Janji Bupati Pasuruan Saat Kampanye

25 Juli 2026 - 05:12 WIB

Alastlogo Memanggil Bupati Pasuruan, Kenapa yang dihadapkan ke masyarakat hanya Sekda?

24 Juli 2026 - 08:51 WIB

Aroma Bau Bangkai Teror Warga Kawasan PIER, Masyarakat Pertanyakan Peran DLH Kabupaten Pasuruan dan Provinsi Jawa Timur

24 Juli 2026 - 07:29 WIB

Misteri Rp20 Juta dalam Penanganan Perangkat Desa Pendem, BNN Kota Malang Bantah Uang Tebusan: Uang Itu untuk Apa?

24 Juli 2026 - 05:13 WIB

Kasus Pembalakan Liar di Hutan Kalipare Dinilai Janggal? Delapan Orang di TKP, Tapi Hanya Dua Ditetapkan Tersangka

24 Juli 2026 - 04:51 WIB

Trending di Berita Utama