Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 29 Jul 2024 15:03 WIB ·

Warga Tejowangi – Purwosari Resah, Banyaknya Aksi Pencurian Kendaraan Bermotor 


 Warga Tejowangi – Purwosari Resah, Banyaknya Aksi Pencurian Kendaraan Bermotor  Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN -Aksi pencurian kendaraan sepeda motor atau curanmor belakangan ini sedang marak terjadi di tempat peribadatan di Desa Tejowongi Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Ada banyak kasus pencurian yang terjadi dengan sasaran tempat peribadatan salah satu di masjid. Diketahui eksekusi pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan pelaku hanya hitungan detik.

Baru-baru ini kembali ramai menjadi buah bibir di masyarakat, pasalnya ada sebuah kendaraan sepeda motor milik takmir masjid Irsadul Mustakim bernama Ansor, motornya raib dibawa kabur orang tidak dikenal, hingga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Ada dua kali kejadian aksi pencurian tersebut, salah satunya sempat terekam kamera CCTV masjid yang memperlihatkan aksi pencurian sepeda motor saat korban sedang melakukan ibadah sholat.

Aksi pencurian tersebut terjadi di Dusun kemirahan Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari pada Jumat, 15 Juni 2024 sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Kabupaten Pasuruan Masuk Sebagai Salah Satu Daerah Pengelolaan Sampah yang Bermasalah di Indonesia

Menurut keterangan takmir masjid yang menjadi korban bernama Ansor,” menjelaskan, pada saat itu saya hendak melakukan sholat Jum’at, saya membawa kendaraan sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam merah, saya parkir masukan ke halaman masjid dengan menghadap ke arah Utara. Tapi kata anak saya, sepeda motor Honda Scoopy itu arahnya sudah berubah ke arah selatan. Memang kan saya kalau pulang itu selalu paling trahir. Pada saat saya mau pulang, la kok motornya sudah tidak ada di lokasi yang saya parkir, “Ungkapnya.

Lanjut Ansor,” Aksi pencurian itu tidak terjadi satu kali, namun sudah berkali-kali di masjid ini. Sama juga di parkiran masjid “Irsadul Mustakim”. Satu motor Honda Scoopy berwarna merah hitam dan satunya
motor Honda SUPRA milik saudara bernama Muktar warga dusun kemirahan juga hilang pada saat sholat subuh, “jelasnya.

Baca Juga :  Tawaran Investasi Untung Besar dalam Waktu Singkat, BRI Ingatkan Masyarakat Jangan Gegabah

Kondisi di kampung saya ini saya rasa sudah tidak aman lagi. Pasalnya, ada orang yang ke makam saja yang juga di dusun Kemirahan saat berziarah kubur, itu saja juga hilang, motornya sama kayak punya saya, tapi beda warna Honda Scoopy berwarna hitam milik H. Suratman, juga hilang.

Maka dari itu, saya berharap kepada pihak kepolisian Republik khususnya Polres Pasuruan dan jajaran Polsek Purwosari, agar bisa di tingkatkan lagi Kamtibmas di wilayahnya, agar tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi, Tutupnya”. (Sry)

Artikel ini telah dibaca 304 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Desak Kemdagri, Sound Horeg Dilarang Secara Nasional

6 September 2026 - 12:22 WIB

Carnival Desa Oro-oro Ombo Wetan 2026 Membawa Berkah Bagi Pelaku UMKM di Sekitar Lokasi

6 September 2026 - 09:28 WIB

Karanganyar Berkilau di Malam Kemerdekaan! Karnaval Night HUT Ke-81 RI Dibanjiri Antusiasme Warga

6 September 2026 - 06:11 WIB

Dianggap Diskotik Berjalan dan Marak Miras, Ulama & Kiai Pasuruan Ramai-ramai Tolak Sound Horeq

5 September 2026 - 07:42 WIB

Pemdes Oro-Oro Ombo Wetan Gelar Tasyakuran, Memperingati HUT RI ke-81 Bersama Masyarakat dan Tokoh Agama

3 September 2026 - 16:08 WIB

Camat Gadingrejo Lantik 28 Ketua RT dan 5 Ketua RW di Kelurahan Gading, Tekankan

2 September 2026 - 17:06 WIB

Trending di Berita Utama