Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 15 Jan 2025 03:18 WIB ·

Beberapa Penjual Kaki Lima Mengeluh Sering Kena Palak Oknum Petugas Angkasa Pura Juanda Surabaya


 Beberapa Penjual Kaki Lima Mengeluh Sering Kena Palak Oknum Petugas Angkasa Pura Juanda Surabaya Perbesar

METROPAGI.ID, SURABAYA– Oknum petugas Angkasa Pura Juanda Surabaya Jawa Timur, AA (inisial) diduga melakukan tindakan arogan dan semena-mena di luar aturan terhadap pedagang asongan.

Tindakan AA yang diduga memalak pedagang asongan tidak hanya terjadi di area terminal juanda, namun juga di wilayah luar terminal. AA diinformasikan seringkali meminta jatah rokok dan uang kepada para pedagang.

“Si AA ini pak sering meminta rokok dan uang, saya saja yang hanya jualan seperti ini dimintai, bahkan jualan saya di luar area terminal,” Ungkap salah satu pedagang yang enggan mau disebut namanya. Senin (13/1/2025).

Tidak hanya itu, AA pernah kedepatan salah tangkap orang saat melakukan pemeriksaan di terminal Juanda.

Baca Juga :  Alastlogo Memanggil Bupati Pasuruan, Kenapa yang dihadapkan ke masyarakat hanya Sekda?

Dari informasi yang diperoleh, AA menangkap seorang bapak yang hendak menjemput istrinya dari luar Negeri. Dengan nada arogan dan intimidasi, AA membentak korban salah tangkap untuk mengakui bahwa dirinya adalah sopir TG (Taksi Gelap).

AA juga sempat berprilkau rasis terhadap korban salah tangkap dengan kalimat madura-madura. Bahkan, ketika korban salah tangkap sudah menunjukan isi chat dengan istrinya, AA bersikeras menolak alasan korban dan tidak mempercayainya.

Tindakan AA yang arogan dan semena-mena dianggap dapat menjatuhkan citra dan nama baik pihak Angkasa Pura, hal ini diungkapkan oleh ipunk aktivis sosial dan lingkungan.

“Jelas tindakan AA yang suka palak, arogan dan kasar tidak mencerminkan sisi baik pihak Angkasa Pura, bahkan tindakan AA ini dapat menjatuhkan citra Angkasa Pura,” tutur ipunk

Baca Juga :  Penutupan MPLS SMKN 1 Bendo Magetan Menyulut Semangat Menjadi Pejuang Vokasi Tangguh

Ipunk menilai, kami mendesak pihak Angkasa Pura untuk memberikan sangsi tegas berupa pemecatan secara tidak hormat, atas prilaku dan perbuatan AA yang diduga suka memalak dan hal ini dapat dipidanakan.

“Saya yakin tindakan AA ini di luar perintah pihak Angkasa Pura, dan tidak mungkin pihak Angkasa Pura memerintahkan yang bersangkutan bertindak non humanis,” tambahnya.

“Agar nama baik BUMN, khususnya Angkasa Pura tidak tercoreng, kami berharap yang bersangkutan segera ditindak tegas,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan pihak media masih belum dikonfirmasi ke pihak Pimpinan Angkasa Pura terkait perilaku petugas yang selama ini dinilai meresahkan.(Limbat)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brigade Gusdur dan Koalisi NGO Sayangkan Penolakan Rumah Doa Milik Umat Kristiani di Sukalipura Bangil, Kita Harus Saling Menghargai

30 Juli 2026 - 15:28 WIB

DPR RI Usulkan Skema ATM MBG, Alternatif Transfer Rp15.000 per Hari ke Orang Tua Masing-masing Untuk Cegah Makanan Basi

30 Juli 2026 - 11:14 WIB

Dari Buruh Tani Menuju Petani Mandiri, Pendampingan YBM BRILiaN SBO Malang Berbuah Panen Melon

30 Juli 2026 - 04:14 WIB

Anak Kepala Desa Ditunjuk Jadi Ketua BUMDes, Warga Wonoagung Soroti Dugaan Nepotisme dan Proses yang Dinilai Tak Transparan

29 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bupati Probolinggo Buka Jalan Kades Cari CSR, Pasuruan Malah Pasang Portal 

29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Usut Jaringan Narkoba, Satresnarkoba Polres Pasuruan Amankan 4 Terdug

28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Trending di Berita Utama