Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 24 Apr 2025 17:54 WIB ·

Dituduh Tidak Transparan dan Lakukan Pungli Dalam Mengelola Keuangan, Mantan Mantri Pasar Desa Trewung Berikan Klarifikasi


 Dituduh Tidak Transparan dan Lakukan Pungli Dalam Mengelola Keuangan, Mantan Mantri Pasar Desa Trewung Berikan Klarifikasi Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN– Menanggapi pemberitaan terkait pemberhentiannya sebagai Mantri Pasar Desa Trewung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim melalui kuasa hukumnya memberikan hak jawab dan klarifikasi atas tuduhan pungutan liar (pungli) serta ketidaktransparanan dalam pengelolaan keuangan pasar.

Kuasa hukum Abdul Karim, Wahyu Nugraha, menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan mencemarkan nama baik kliennya.

“Klien kami secara rutin menyerahkan laporan keuangan pasar serta dana yang dikelola kepada Kepala Desa setiap bulannya. Semua dijalankan secara transparan dan akuntabel. Tidak pernah ada praktik pungli seperti yang dituduhkan dalam pemberitaan,” tegas Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/04/2025).

Wahyu juga menjelaskan, bahwa pihaknya sebelumnya telah melayangkan somasi kepada Kepala Desa Trewung. Somasi tersebut bukan bentuk konfrontasi, melainkan langkah hukum untuk meminta penjelasan terkait prosedur pemberhentian Abdul Karim yang dinilai sepihak dan tanpa dasar yang jelas.

Baca Juga :  Aksi Balap Liar di Jalan Raya Purwosari Sengon Kian Meresahkan, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas, Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa

“Somasi kami ajukan karena tidak ada mekanisme maupun alasan resmi yang disampaikan atas pemberhentian itu. Kami kemudian meminta audiensi sebagai upaya penyelesaian secara baik-baik,” lanjutnya.

Audiensi tersebut akhirnya dilaksanakan pada Rabu (23/04/2025) di Balai Desa Trewung. Dalam pertemuan tersebut, Abdul Karim dan Kepala Desa sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah perlunya pemulihan nama baik Abdul Karim yang telah tercemar akibat pemberitaan yang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  SMK N 1 Donorojo Kabupaten Pacitan Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

“Kami mengapresiasi respons positif dari Kepala Desa. Namun, kami juga menekankan bahwa pemulihan nama baik klien kami adalah hal penting, mengingat dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkan dari pemberitaan tersebut,” kata Wahyu.

Sebagai bagian dari penyelesaian, Kepala Desa Trewung juga menyatakan kesediaannya untuk membayarkan sisa gaji Abdul Karim selama 14 hari kerja yang belum diterima pasca pemberhentiannya.

Melalui hak jawab ini, Abdul Karim menegaskan bahwa selama menjabat sebagai Mantri Pasar, dirinya telah menjalankan tugas dengan profesional, jujur, dan terbuka kepada seluruh pihak terkait. (Red)

Artikel ini telah dibaca 246 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jadi Sorotan, Tujuh Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Dimutasi Buntut Penangkapan Tiga Anggota DPRD Terkait Narkoba

2 November 2026 - 12:31 WIB

Pesta Miras Berujung Tragis, Wanita Pemandu Lagu Asal Sidoarjo Hembuskan Napas Terakhir di Karaoke 86 Kota Pasuruan

2 November 2026 - 08:29 WIB

Tertidur di Warung Area Terminal Pandaan, Wartawan Jadi Korban Pencurian, HP Raib Digondol Maling

2 November 2026 - 06:59 WIB

Permainkan Beras Bersubsidi SPHP Sebanyak 20 Ton Polres Pasuruan Tangkap 4 OrangTersangka

31 Oktober 2026 - 04:27 WIB

DPD PSI Pasuruan Tabuh Gong Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol

25 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Praktik Judi Sabung Ayam Malang di Desa Donowarih, Karangploso Digerebeg Polisi

25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Trending di Berita Utama