Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 28 Des 2025 09:55 WIB ·

2 Kawanan Pencuri Spesialis Garong Fasilitas Pendidikan Berhasil Dibekuk Unit Reskrim Polsek Purwosari


 2 Kawanan Pencuri Spesialis Garong Fasilitas Pendidikan Berhasil Dibekuk Unit Reskrim Polsek Purwosari Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN — Dua pemuda berinisial MHN (19) dan DA (17) berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Keduanya kini meringkuk di Mapolsek Purwosari.

Kasus ini terungkap setelah pihak SDN Sumberrejo II, Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, melaporkan kerusakan ruang guru dan hilangnya sejumlah barang pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam olah TKP Polisi menemukan pintu ruang guru rusak dan gembok lemari dibongkar.

Kapolsek Purwosari IPTU Dr. Santy Wijaya mengatakan, pelaku masuk ke area sekolah pada malam hari dengan cara merusak akses masuk. Dari ruang guru, mereka mengambil satu unit laptop dan satu unit LCD proyektor

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

“Perbuatan para tersangka memenuhi unsur Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Fasilitas pendidikan yang dicuri seharusnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Santy, Minggu (28/12/2025).

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp14.105.000. Unit Reskrim Polsek Purwosari kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi.

Pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, polisi mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti. Dalam pemeriksaan, keduanya mengakui perbuatannya.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Terus Dalami Kasus Penganiayaan Diduga Dilakukan Kades Gempol-Pasuruan

Kanit Reskrim Polsek Purwosari Aiptu Dody W menambahkan, para tersangka juga mengaku melakukan pencurian di sejumlah sekolah lain, yakni SDN II Sumbersuko, SDN III Sumberrejo, SDN II Cendono, serta SMPN 3 Purwosari (Satu Atap).

“Kami masih mendalami kemungkinan lokasi kejadian lain dan keterlibatan pihak lain,” ujar Dody.

Polisi menegaskan komitmennya menindak tegas kejahatan yang merugikan dunia pendidikan dan mengimbau pihak sekolah serta masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.(Red)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mabes Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

21 April 2026 - 13:03 WIB

Baliho Realisasi APBDes 2025 Desa Temenggungan: Transparansi Pembangunan Dipimpin Pj Kades Subono

21 April 2026 - 03:07 WIB

Refleksi Budaya Penataan Jabatan di Kabupaten Pasuruan, Antara Paradoks dan Kepercayaan yang Dipertaruhkan 

20 April 2026 - 02:48 WIB

Top Markotop..!! Polresta Banyuwangi Bongkar Dua Sindikat Pengoplos LPG 3 Kilogram Bersubsidi

19 April 2026 - 06:14 WIB

Refleksi Budaya Penataan Jabatan di Kabupaten Pasuruan, Antara Paradoks dan Kepercayaan yang Dipertaruhkan

19 April 2026 - 03:45 WIB

Door, Cek Cok Berujung Tragis, Pria Asal Prigen Terkapar Penuh Luka Tembak

17 April 2026 - 15:33 WIB

Trending di Berita Utama