Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 24 Jul 2026 02:42 WIB ·

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital, Merchant EDC di Situbondo Terus Bertambah


 BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital, Merchant EDC di Situbondo Terus Bertambah Perbesar

METROPAGI.ID, SITUBONDO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Situbondo terus memperluas layanan pembayaran digital dengan memperkuat jaringan merchant Electronic Data Capture (EDC) di Kabupaten Situbondo.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam mendorong digitalisasi transaksi sekaligus mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hingga 18 Juli 2026, BRI BO Situbondo telah melayani 183 merchant EDC yang tersebar di berbagai sektor usaha. Kehadiran jaringan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem transaksi non-tunai yang semakin aman, mudah, dan terpercaya bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Salah satu merchant yang memanfaatkan layanan tersebut adalah Semeru Mart, supermarket milik Lely atau Giok Tin. Penggunaan EDC BRI dinilai mampu mempercepat proses pembayaran, meningkatkan kenyamanan pelanggan, sekaligus membuat operasional usaha lebih efisien.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan BBM Makin Marak di Wilayah Kabupaten Pasuruan, Dimana Peran APH?

Pemilik Semeru Mart, Lely/Giok Tin, mengatakan penggunaan EDC BRI telah memberikan dampak positif terhadap aktivitas bisnisnya. Selain mempermudah transaksi, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan metode pembayaran non-tunai.

“Sejak menggunakan EDC BRI, proses transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan aman. Pelanggan juga semakin nyaman karena memiliki berbagai pilihan pembayaran non-tunai. Selain itu, layanan dari tim BRI sangat responsif ketika kami membutuhkan bantuan. Dengan volume transaksi sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulan, EDC BRI sangat membantu kelancaran operasional supermarket kami,” ujar Lely.
Ia menyebutkan, nilai transaksi melalui mesin EDC di Semeru Mart kini berkisar Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulan. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital.

Sementara itu, Pemimpin BRI BO Situbondo, Ary Juwono, mengatakan penguatan jaringan merchant EDC merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat digitalisasi sektor perdagangan.

Baca Juga :  Persoalan Rangkap Jabatan di Lingkungan Pemkab Pasuruan, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

“BRI terus berkomitmen mendorong transformasi digital UMKM melalui perluasan akseptasi pembayaran non-tunai. Kehadiran merchant seperti Semeru Mart menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing pelaku usaha. Hingga saat ini, BRI BO Situbondo telah melayani 183 merchant EDC di berbagai sektor usaha dan akan terus memperluas jangkauan layanan serta memberikan pendampingan kepada merchant agar semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaat digitalisasi,” ujar Ary Juwono.

Menurutnya, perluasan jaringan merchant EDC diharapkan semakin memperkuat ekosistem pembayaran digital di Kabupaten Situbondo sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Minta Hemat, Pasuruan Malah Nambah Utang Rp363 Miliar Untuk Proyek Fisik

24 Juli 2026 - 02:51 WIB

Viral Parkir Karnaval Sound Horeg Sumberpetung, Warganet Soroti Tarif Rp15 Ribu hingga Dugaan Komersialisasi Fasilitas Umum

23 Juli 2026 - 13:42 WIB

SMP NEGERI 6 NGAWI SUKSES SELENGGARAKAN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH TAHUN AJARAN 2026/2027

23 Juli 2026 - 12:37 WIB

Penutupan MPLS SMKN 1 Bendo Magetan Menyulut Semangat Menjadi Pejuang Vokasi Tangguh

23 Juli 2026 - 12:32 WIB

Dugaan Pungli LKS di SDN 6 Sumberpetung Memanas, Kepsek Bantah, Wali Murid Justru Kantongi Bukti Kuat di Grup WhatsApp

23 Juli 2026 - 07:14 WIB

Sensasi Ngopi Sore yang Asri dan Elegan di Kopling Magenta Gempol

23 Juli 2026 - 00:54 WIB

Trending di Berita Utama