METROPAGI.ID, PASURUAN – Menonton pengajian atau menghadiri majelis ilmu memiliki manfaat yang sangat besar dalam ajaran Islam, baik dari segi pahala, ilmu, maupun ketenangan jiwa. Selain itu menonton pengajian mendapatkan Ilmu Agama dan Pemahaman (Fikih)
Meningkatkan Pemahaman Islam. Pengajian juga membantu umat memahami Al-Qur’an, hadis, dan ajaran Islam dengan lebih baik.
Namun beberapa masyarakat atau penonton di sekitar Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengaku agak kecewa terhadap panitia penyelenggara pengajian Akbar yang di isi penceramah Gus Igdam, kekecewaan mereka bukan tanpa sebab, mereka mengaku dimintai uang kapling sebesar 300 ribu sampai 500 ribu yang berukuran 3 kali 4 jika ingin menonton didepan podium. Pengajian tersebut diselenggarakan dan bertepatan dengan hari ulang tahun PT. Santo Visi Indonesia.

“Ya, kalau mau nonton di panggung atau menonton didepan podium harus bayar 300 ribu sampai 500 ribu dan dirinya sudah membayar atau membayar uang tersebut,”terang Rohman salah satu pengunjung ke metropagi.id. Sabtu (04/04/2026)
Sementara itu dikonfirmasi PJ. Kades Kemirisewu Majid akan hal tersebut, ia mengatakan maaf tidak benar itu pak.
Panitia dari Perusahaan PT. Santo Visi Indonesi bisa langsung Konfirmasi ke pihak manajemen perusahaan. Minggu (05/04/2026)
Dikonfirmasi panitia penyelenggara PT. Santo Visi Indonesia Muhid melalui nomor WhatsAppnya, sayang hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi apapun darinya terkait hal tersebut. (Ady)








