Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 5 Apr 2026 08:36 WIB ·

Heboh Pengajian Gus Iqdam di Desa Kemirisewu, Penonton Mengaku Diminta Bayar 500 Ribu Untuk Sewa Kapling Nonton di Depan


 Heboh Pengajian Gus Iqdam di Desa Kemirisewu, Penonton Mengaku Diminta Bayar 500 Ribu Untuk Sewa Kapling Nonton di Depan Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Menonton pengajian atau menghadiri majelis ilmu memiliki manfaat yang sangat besar dalam ajaran Islam, baik dari segi pahala, ilmu, maupun ketenangan jiwa. Selain itu menonton pengajian mendapatkan Ilmu Agama dan Pemahaman (Fikih)
Meningkatkan Pemahaman Islam. Pengajian juga membantu umat memahami Al-Qur’an, hadis, dan ajaran Islam dengan lebih baik.

Namun beberapa masyarakat atau penonton di sekitar Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengaku agak kecewa terhadap panitia penyelenggara pengajian Akbar yang di isi penceramah Gus Igdam, kekecewaan mereka bukan tanpa sebab, mereka mengaku dimintai uang kapling sebesar 300 ribu sampai 500 ribu yang berukuran 3 kali 4 jika ingin menonton didepan podium. Pengajian tersebut diselenggarakan dan bertepatan dengan hari ulang tahun PT. Santo Visi Indonesia.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun di Prigen Berhasil Ditangkap

“Ya, kalau mau nonton di panggung atau menonton didepan podium harus bayar 300 ribu sampai 500 ribu dan dirinya sudah membayar atau membayar uang tersebut,”terang Rohman salah satu pengunjung ke metropagi.id. Sabtu (04/04/2026)

Baca Juga :  Tiga Orang Pencuri Rel Kereta Api Berhasil Dibekuk, Polisi Amankan Barang Bukti

Sementara itu dikonfirmasi PJ. Kades Kemirisewu Majid akan hal tersebut, ia mengatakan maaf tidak benar itu pak.
Panitia dari Perusahaan PT. Santo Visi Indonesi bisa langsung Konfirmasi ke pihak manajemen perusahaan. Minggu (05/04/2026)

Dikonfirmasi panitia penyelenggara PT. Santo Visi Indonesia Muhid melalui nomor WhatsAppnya, sayang hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi apapun darinya terkait hal tersebut. (Ady)

Artikel ini telah dibaca 247 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mutasi Sudah Selesai, Pertanyaan Belum Terjawab, Mengapa ASN yang Terdampak Tidak Mendapat Penjelasan Yang Layak?

16 Juni 2026 - 14:00 WIB

Sistem Merit Bukan Sekadar Pidato, Masyarakat Kab. Pasuruan Inginkan Tunjukkan Dokumennya

16 Juni 2026 - 04:46 WIB

Serah Terima Jabatan Camat Kejayan, H. Budi Mulyono Ajak Seluruh Desa Perkuat Sinergi Pembangunan

15 Juni 2026 - 05:32 WIB

Provinsi Umumkan Dulu ke Publik, Baru Melantik, Kab. Pasuruan Melantik Dulu Tanpa Pengumuman ke Publik, Mana Sistim Merit?

14 Juni 2026 - 15:25 WIB

Gus Sutarji Rayakan Ulang Tahun ke-45 Sang Istri di Cafe AY Purwosari

14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Miris, Seorang Janda Paruh Baya di Desa Watuagung Prigen, Dipaksa Jaga Pos Ronda atau Denda Rp10 Ribu

14 Juni 2026 - 07:59 WIB

Trending di Berita Utama