METROPAGI.ID, PASURUANKOTA – Insiden membahayakan kembali terjadi akibat pemasangan kabel WiFi yang tidak tertata rapi dan minim pengawasan. Kali ini, seorang anak dilaporkan mengalami luka pada bagian leher setelah terkena kabel WiFi yang menjuntai di Jalan Marta Dinata, area Pelabuhan, Kota Pasuruan, saat hendak berangkat sekolah.(11/4/26)
Peristiwa tersebut terjadi saat korban melintas di lokasi pada pagi hari. Diduga kabel yang sudah dalam kondisi putus dan tidak terkontrol dari pihak perusahaan (PT) penyedia layanan menjuntai rendah hingga mengenai leher korban dan menyebabkan luka.
Warga sekitar menyayangkan kondisi tersebut, karena kabel WiFi yang sudah rusak dibiarkan tanpa perbaikan ataupun pengawasan. Mereka menilai hal ini sebagai bentuk kelalaian yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Ini kabel sudah putus, tidak ada kontrol dari pihak PT. Akhirnya malah melukai leher anak yang berangkat sekolah,” ujar salah satu warga.
Warga juga menegaskan, apabila tidak ada tindakan dari pihak perusahaan, maka mereka siap mengambil langkah sendiri untuk menertibkan kabel yang dianggap membahayakan.
“Kalau tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak PT, kami warga akan bergerak sendiri untuk menertibkan kabel yang membahayakan ini,” tegas warga lainnya.
Sebelumnya, persoalan kabel WiFi semrawut memang sudah menjadi keluhan di sejumlah wilayah Pasuruan. Kabel yang menjuntai rendah dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan masyarakat.
Warga berharap ada tindakan tegas dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk menata ulang jaringan kabel yang tidak berizin atau dipasang sembarangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kejadian tersebut.
(YN/TRI)








