Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 6 Mei 2026 10:03 WIB ·

Oknum Anggota TNI Diduga Aniaya Kasir Perempuan di Tempat Karaoke Cafe Mentari Baujeng


 Oknum Anggota TNI Diduga Aniaya Kasir Perempuan di Tempat Karaoke Cafe Mentari Baujeng Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Insiden kekerasan kembali terjadi di tempat hiburan malam. Kali ini, seorang kasir perempuan di Cafe Mentari, Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota TNI aktif pada Minggu dini hari (3/5/2025) sekitar pukul 00.10 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, kejadian bermula saat terduga pelaku berinisial KSN datang bersama rombongannya untuk bernyanyi. Setelah menghabiskan waktu sekitar dua jam dengan pendampingan pemandu lagu, pelaku menuju meja kasir untuk menyelesaikan pembayaran.
”Setelah selesai sekitar pukul 00.10 WIB, pelaku hendak membayar. Namun, ia mengaku tidak membawa uang tunai dan berniat melakukan transfer,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Rabu (06/05/2026).

Baca Juga :  Belum Nikmati Hasil, Tiga Kawanan Pencuri Sapi di Tutur Berhasil Ditangkap

Korban yang diketahui bernama Ema menunggu proses transfer tersebut. Namun, setelah ditunggu beberapa lama, pembayaran tak kunjung dilakukan. Situasi memanas ketika pelaku diduga tidak terima saat ditagih kembali oleh korban.
Ketegangan tersebut berujung pada aksi kekerasan yang brutal

* Perusakan: Pelaku membanting ponsel yang sedang dipegang korban.

*Kekerasan Fisik: Pelaku memukuli korban berulang kali.

* Kondisi Korban: Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian hidung (mimisan) hingga jatuh pingsan.

Baca Juga :  Tempat Hiburan Malam di Tanah Kas Desa Nogosari Kembali Menggeliat, Warga Tagih Janji Kades

Korban segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dideritanya.

Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku berinisial KSN belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi oleh awak media.

Insiden ini memicu keresahan di tengah masyarakat Desa Baujeng. Warga mendesak agar pihak Polisi Militer (PM) segera mengambil langkah tegas dan memproses kasus ini melalui pengadilan militer secara transparan demi memberikan efek jera, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu, dikonfirmasi Pas Intel Dimas enggan memberikan keterangan atau klarifikasi resmi hingga berita ini diterbitkan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pembangunan Jalan Vital Gondanglegi–Balekambang Capai 70 Persen, Target Rampung Desember 2026

17 Juli 2026 - 06:46 WIB

Penutupan MPLS SMKN 1 Bendo Magetan Menyulut Semangat Menjadi Pejuang Vokasi Tangguh

17 Juli 2026 - 06:00 WIB

Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Pemkab Malang Usulkan Rp 135 Miliar Untuk Perbaikan 3 Ruas Jalan Lintas Selatan

17 Juli 2026 - 05:53 WIB

Banser Datangi Kejati Jatim, Protes Kejanggalan Penanganan Yang Ditangani Kajari Bangil, Kasus Penjualan Perusahaan di PIER

16 Juli 2026 - 07:20 WIB

Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan Pasal 18 UU Pers Bukan Pasal Tidur, Ketika Larangan Merekam Menjadi Ujian Transparansi

16 Juli 2026 - 06:18 WIB

Antara Persekabpas (Dijanjikan Milik Rakyat) dan Pasuruan United (Milik Swasta): Pada Akhirnya, Publik Berhak Tau

16 Juli 2026 - 05:08 WIB

Trending di Berita Utama