Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 23 Jun 2026 03:25 WIB ·

BUKAN KEWENANGAN, WALIKOTA PASURUAN SETUJUI PENGALIHAN KENDARAAN BERAT MASUK JALAN TOL.


 BUKAN KEWENANGAN, WALIKOTA PASURUAN SETUJUI PENGALIHAN KENDARAAN BERAT MASUK JALAN TOL. Perbesar

METROPAGI.ID,PASURUAN- Permasalahn pengalihan arus lalu lintas imbas perbaikan jembatan Buk Wedi, Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu menuai protes dari masyarakat, dan beberapa penggiat (Lembaga Swadaya Masyarakat) LSM yang meminta arus lalu lintas dialihkan ke jalan tol segera terpenuhi

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan akhirnya mengalihkan kendaraan besar. Semua kendaraan truk diarahkan masuk tol, baik dari arah Surabaya maupun Probolinggo. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menjelaskan bahwa rencana pengalihan tersebut merupakan hasil koordinasi dari pihak Polres Pasuruan Kota, Dinas Perhubungan Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Bali, Jasa Marga, dan pelaksana pengerjaan perbaikan Jembatan Buk Wedi.

Perlu diketahui bahwa potensi kemacetan di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Pasuruan diperkirakan tetap tinggi hingga beberapa bulan ke depan akibat penutupan total ruas Jalan Ir. H. Juanda untuk proyek peninggian Jembatan Buk Wedi.

Baca Juga :  Konflik Klaim Aset Desa vs Letter C Milik Warga di Desa Bulusari, BPN Pasuruan Jadwalkan Cek Lapangan Pekan Depan

Titik Rawan Penumpukan Kendaraan Jalan Gatot Subroto adalah titik paling krusial karena menjadi ujung pengalihan arus dari arah barat dan rawan kecelakaan, Pertigaan Blandongan (Dekat Terminal Baru), area penyempitan saat kendaraan dari arah timur (Probolinggo) mulai masuk ke jalur JLS, Jalan KH Hasyim Ashari & Untung Suropati adalah ruas jalan penghubung utama yang kini harus menampung seluruh beban limpahan kendaraan jalur Pantura.

Menanggapi langkah pemerintah kota tersebut, aktifis dan penggiat sosial kota Pasuruan R. Tjahjono (Yono) mengatakan “ Faktor pemicu kepadatan adalah Kerusakan jalan dan volume kendaraan yang melonjak drastis yang menyebabkan aspal di sepanjang JLS (Blandongan hingga Hasyim Asyari) menjadi bergelombang dan rusak, yang otomatis memperlambat laju kendaraan, tidak hanya itu meskipun ada regulasi pengalihan ke jalan tol, masih banyak truk besar dan kontainer yang nekat menerobos masuk ke jalur kota dan JLS pada jam-jam sibuk “ ujarnya

Baca Juga :  FRONTAL Laporkan Dugaan PETI di Lemahbang, Nomor Izin Tambang Dipersoalkan

Sekalipun kewenangan pengelolaan, perbaikan, dan rekayasa lalu lintas di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Pasuruan berada di bawah institusi yang berbeda karena status jalan tersebut merupakan jalan nasional, bukan jalan daerah/kota,
“ Saya mengapresiasi langkah walikota pasuruan Adi Wibowo beserta jajaranya mengatasi permasalahan tersebut, koordinatif, strategis dan tidak melampaui kewenangan, tidak salah masyarakat memilih beliau, Pemimpin yang benar-benar kompeten tidak takut diuji dan Pemimpin yang benar-benar bersih tidak takut diperiksa “ tambahnya

KRITIK akan lebih mengena dan bisa dipahami ketika cara penyampaian nya lebih elegan…
– Kritikan gaya Negarawan..
– Kritikan gaya Politisi..
– Kritikan gaya Cendekiawan
– Atau Kritikan gaya BADUT yang pada akhirnya jadi lelucon belaka
Tinggal kita pilih gaya yang mana akan kita pakai dalam mengkritik.(syr)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wardana dan Rudi Hartono Tersingkir Dari Kursi Ketua Komisi, di DPRD Kab. Pasuruan, Kini Jadi Anggota Biasa

23 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Konflik Klaim Aset Desa vs Letter C Milik Warga di Desa Bulusari, BPN Pasuruan Jadwalkan Cek Lapangan Pekan Depan

22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Polres Pasuruan Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Rembang, Ratusan Tabung Disita

21 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Polres Pasuruan Ungkap Penyalahgunaan Pertalite Subsidi, Tersangka Gunakan 5 Barcode MyPertamina, 1 Unit Mobil APV Diamankan

21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Dukung Aktivitas Masyarakat Pada Malam Hari, PU Bina Marga Malang Pasang 826 PJU di 33 Kecamatan

19 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim, Kec. Panggungrejo Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp55 Ribu dan Minyak Goreng Rp30 Ribu

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Trending di Berita Utama