Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 21 Jul 2026 10:20 WIB ·

Penolakan Gereja di Sukalipura Bangil, Barikade Gus Dur Ajak Warga Kedepankan Toleransi Antar Umat Beragama


 Penolakan Gereja di Sukalipura Bangil, Barikade Gus Dur Ajak Warga Kedepankan Toleransi Antar Umat Beragama Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN — Pendirian tempat berdoa atau tempat beribadah umat Kristen di Dusun Sukalipuro, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, baru-baru ini mendapatkan penolakan dari sebagian warga.

Ketua Barigade Gus Dur Kabupaten Pasuruan, Muhammad Muslimin, menyatakan bahwa penyampaian keberatan atas pembangunan rumah ibadah merupakan hak yang dijamin dan diatur dalam peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta menempuh mekanisme yang telah tersedia demi menjaga kerukunan dan harmoni di tengah masyarakat.

Kendati demikian, ia menyayangkan adanya penolakan warga terhadap rumah pribadi yang dijadikan tempat berdoa dan beribadah umat Kristen, karena dinilai kurang elok jika dipersoalkan secara berlebihan.

Baca Juga :  Suasana Kebersamaan Menyelimuti Pucang Anom Bersholawat Peringati Maulid Nabi

“Kita harus saling menghormati antar pemeluk agama dan rasa persaudaraan ini karena Indonesia lahir dari para pejuang kemerdekaan yang berbeda-beda suku bangsa, budaya, dan agama. Ingat, negara kita adalah negara yang berasaskan Pancasila,” ujarnya pada Selasa (21/07/2026).

Muslimin menegaskan bahwa konstitusi Indonesia menjamin kebebasan beragama. Ia merujuk pada Pasal 29 UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) yang menegaskan hak setiap warga negara untuk memeluk agama dan beribadah sesuai keyakinannya.

Baca Juga :  Dugaan Tempat Pengoplos LPG dan Miras di Desa Manaruwi Terendus, Warga Minta Polres Pasuruan Bertindak

“Selama cara berdoa dan beribadah mereka tidak melanggar konstitusi, itu sah-sah saja, apalagi lokasi tersebut berada di atas properti pribadi,” tambahnya.

Ia berharap masyarakat di sekitar lokasi dapat menjaga kerukunan serta menghindari tindakan yang berpotensi menebar ancaman kepada umat minoritas yang ingin menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

“Saya selaku Ketua Barigade Gus Dur mengajak semua umat beragama untuk saling menghormati, bergandeng tangan, dan saling merangkul dalam kebhinekaan,” pungkasnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kabid Perkim Pasuruan Dinilai Menghambat Digitalisasi, Kinerja dan Keterbukaan Publik Dipertanyakan

7 September 2026 - 08:29 WIB

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Desak Kemdagri, Sound Horeg Dilarang Secara Nasional

6 September 2026 - 12:22 WIB

Carnival Desa Oro-oro Ombo Wetan 2026 Membawa Berkah Bagi Pelaku UMKM di Sekitar Lokasi

6 September 2026 - 09:28 WIB

Karanganyar Berkilau di Malam Kemerdekaan! Karnaval Night HUT Ke-81 RI Dibanjiri Antusiasme Warga

6 September 2026 - 06:11 WIB

Dianggap Diskotik Berjalan dan Marak Miras, Ulama & Kiai Pasuruan Ramai-ramai Tolak Sound Horeq

5 September 2026 - 07:42 WIB

Pemdes Oro-Oro Ombo Wetan Gelar Tasyakuran, Memperingati HUT RI ke-81 Bersama Masyarakat dan Tokoh Agama

3 September 2026 - 16:08 WIB

Trending di Berita Utama