Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 4 Jan 2025 08:15 WIB ·

Kisah Miris Menyayat Hati, Seorang Guru di Kota Malang Tinggal di Sebuah Gudang, Menjelang Pensiun Ia Malah Dimutasi


 Kisah Miris Menyayat Hati, Seorang Guru di Kota Malang Tinggal di Sebuah Gudang, Menjelang Pensiun Ia Malah Dimutasi Perbesar

METROPAGI.ID, MALANG – Guru dikenal dengan sebutan pahlawan tanpa tanda jasa, hal ini sangat pantas di sematkan seorang guru yang bernama Supriyono Wahono, bagaimana tidak, selama mengabdi dan mengajar di SDN Cemoro Kandang 1 Malang, ia tinggal di sebuah gudang yang terbilang tidak layak di huni dan menjelang purna tugas ia malah dipindah tugas atau dimutasi.

Hal ini diutarakan beliaunya ke awak media, selama ia mengabdikan dan mewakafkan diri dengan mengajar di SD Negeri Cemoro Kandang 1, Malang, ia tinggal di sebuah gudang yang tidak terpakai, namun sekarang ia sudah tidak mengajar lagi di SD Cemoro kandang karena beliaunya sudah di pindah tugaskan.

“Ya saya sudah di pindah tugaskan sesuai SK pertanggal 23 sep 2024, untuk mengajar di sekolah SDN Blimbing IV Kota Malang, perpindahan atau mutasi inilah yang sampai sekarang menjadi pertanyaan saya, karena setahun lagi saya sudah purna tugas lakok malah dimutasi., Keluh S Wahono saat ditemui di rumah kontrakannya. Sabtu (04/01/2025)

Lebih lanjut beliaunya mengatakan, bukannya saya menolak atau tidak terima atas mutasi tersebut, cuma saya mencoba mencari penyebab kenapa saya di mutasi dan sampai sekarang saya tidak mendapat jawaban yang logis.

“Sebetulnya dari lubuk hati yang paling dalam saya tidak ingin pindah dari SD Cemoro Kandang, fasilitas dan kenyamanan nomer sekian, tapi anak didik saya di sana sudah seperti anak saya sendiri, dan kabarnya dengan perpindahan saya, anak-anak didik saya disana mencari saya,” Ucap S Wahono.

Baca Juga :  Resmob Bareskrim Tangkap Ki Bedil Penjual Senpi Ilegal 

Sementara itu dikonfirmasi “Wahyu” kepala sekolah SD Cemoro Kandang menjelaskan melalui pesan whatsapp, “Iya mohon maaf sebelumnya, penanganan berkaitan informasi pak wahono sudah sesuai prosedur dan sesuai dengan kedinasan, beliau sebagai PNS di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dan untuk berkaitan dengan hal tersebut bisa langsung bertanya ke Dikbud Kota Malang sesuai instruksi atasan.

“Intinya setiap pegawai status PNS harus siap dimutasi dimanapun termasuk saya, karena sudah sesuai dengan janji PNS sebelum menjabat dan bertugas, saya tidak bisa menjelaskan detail, apalagi melalui via WA, monggo bisa langsung ke Dikbud sesuai dengan perintah atasan.

Dilain sisi menurut keterangan Khoiriyah mantan ketua komite sekolah, dulu kami sempat demo, menolak di mutasinya pak Wahono, namun tidak ada respon dari dinas.

“Pernah ada sidak juga dari ketua Dewan, sidak itu dilakukan saat pak Wahono tinggal di gudang sekolah, sepertinya ada unsur dipaksakan mutasi pak Wahono, ujar nya.

Dilain tempat, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhitta didampingi Anggota DPRD kota Malang Fraksi PDI perjuangan Harvard Kurniawan Ramadhan SH menjelaskan, terkait Wahono kita tinggal satu titik lagi datang ke Dinas Pendidikan Kota Malang membahas secara komprehensif, yang kemarin kita lakukan masih menyampaikan hal yang pokok, awalnya kita fokus tentang rame nya di media sosial, kisah seorang guru yang tinggal di gudang, saat itu menurut kami kota yang mempunyai status kota pelajar kok masih ada guru tinggal di gudang, kan aneh dan setelah kami turun kelapangan, ternyata ada banyak cerita tentang sosok Wahono.

Baca Juga :  Saat Semua Berhemat, Mengapa Pasuruan Justru Membangun Stadion Rp 25 Miliar?

“Kita nanti juga mau menanyakan tentang mutasi tersebut, surat mutasi itu kan pasti ada tanggalnya, kemarin kita minta data itu. Kita fair kita pingin lihat surat mutasinya Pak Wahono dari SDN 1 Cemorokandang ke SDN Blimbing tanggal dan bulan berapa.

Kami mohon waktu karena memang di akhir tahun kemarin banyak giat, tapi terkait Wahyono, nanti kita akan bahasanya Tabayyun lah kedinas terkait, tetap kita akan bantu perjuangan kan,”Pungkasnya.

Akan hal ini, awak media terus akan melakukan investigasi ke pihak-pihak terkait, tentang isu adanya dugaan pemaksaan pindah nya S Wahono dari rumah Dinas nya, yang isu nya sempat terjadi pemutusan aliran listrik dan saluran air bersih (red).

Artikel ini telah dibaca 193 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Karyawan PT Kharisma Selaras Indonesia dan PT Cobra di Kawasan PIER Pasuruan Mengaku Digaji Dibawah UMR, BPJS Tidak Diberikan

29 April 2026 - 03:10 WIB

Bos Kavling Asal Prigen Mangkir dari Panggilan Polisi, Terkait Kasus Dugaan Penipuan Uang Ratusan Juta

28 April 2026 - 05:01 WIB

Muslimin Penuhi Panggilan Klarifikasi Polisi, Ia Menampik Tudingan Adanya Tindakan Penipuan dan Penggelapan

27 April 2026 - 11:29 WIB

Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan, Karyawan PT. COBRA Yang Dipekerjakan PT. MGC Technology Indonesia Gaji Dibawa UMR

27 April 2026 - 06:00 WIB

Saat Semua Berhemat, Mengapa Pasuruan Justru Membangun Stadion Rp 25 Miliar?

26 April 2026 - 10:42 WIB

Gudang Pil Double L di Sukorejo Digerebek Polres Pasuruan, 104.961 butir pil double L dan 14 poket Sabu Berhasil Diamankan

26 April 2026 - 09:12 WIB

Trending di Berita Utama