Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 10 Jan 2025 08:25 WIB ·

Universitas Muhammadiyah Bangun Jembatan Di Desa Balonggabus Candi Sidoarjo


 Universitas Muhammadiyah Bangun Jembatan Di Desa Balonggabus Candi Sidoarjo Perbesar

METROPGI.ID, SIDOARJO- Mahasiswa Prodi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Fitriah Eka Lestari menjalankan pembangunan Jembatan di Desa Balonggabus Candi Sidoarjo,”Jum,at(10/1)

Fitria eka mengatakan,”Meningkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Pembangunan infrastruktur di tingkat desa memiliki dampak yang besar terhadap kualitas hidup masyarakat setempat salah satu contoh yang menarik perhatian adalah pembangunan jembatan di Desa Balonggabus,”Ucapnya

Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung fisik antara wilayah yang terpisah, tetapi juga sebagai simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan yang terus digenjot oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
1. Latar Belakang Pembangunan Jembatan desa Balonggabus, yang terletak di Kecamatan Candi, merupakan salah satu desa yang memiliki tantangan dalam hal aksesibilitas. Beberapa wilayah di desa ini sebelumnya hanya dapat dijangkau dengan kondisi jalan yang kurang baik, dan pada musim hujan, beberapa area sering terisolasi karena kondisi sungai yang meluap,”Terangnya

Hal ini tentunya berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi warga desa, terutama dalam kegiatan pertanian, pendidikan, dan perdagangan.
Untuk mengatasi masalah ini, pembangunan jembatan di Desa Balonggabus menjadi prioritas pemerintah daerah dan pembangunan jembatan ini diharapkan mampu menghubungkan berbagai wilayah yang sebelumnya terisolasi, memudahkan akses masyarakat dalam beraktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,”Imbuhnya

Ia menambahkan”Pembangunan Jembatan penghubung di Ds. Balonggabus Kec. Candi Kab. Sidoarjo yang dikerjakan oleh CV. Artha Gibran Perkasa selaku pemenang Lelang dan Konsultan Pengawas CV. Idea Karya Nusa selaku pengawas Proyek Jembatan penghubung Dengan Panjang 24 meter dan lebar 3 meter menggunakan anggaran bantuan khusus dari Kabupaten Sidoarjo / Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) Tahun anggaran 2021 yang diserap di tahun 2022 untuk Pembangunan Jembatan Ds. Balonggabus senilai Rp. 998. 550.000.

Baca Juga :  Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Menghantui Warga Kota Pasuruan, Pemkot Diminta Turun Tangan

2. Manfaat Pembangunan Jembatan bagi Masyarakat Desa
Pembangunan jembatan di Desa Balonggabus membawa berbagai manfaat signifikan bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang dapat dirasakan oleh warga setempat Meningkatkan Aksesibilitas

Dengan adanya jembatan yang kokoh, warga desa dapat dengan mudah mengakses berbagai fasilitas penting seperti pasar, pusat kesehatan, dan sekolah. Akses transportasi yang lebih baik akan mempercepat proses distribusi barang dan jasa, yang pada gilirannya akan mendorong perekonomian lokal.
Mempercepat Mobilitas Ekonomi

Bagi petani dan pelaku usaha lokal, jembatan ini mempermudah mereka dalam mengangkut hasil pertanian, produk olahan, dan barang lainnya. Hal ini akan mengurangi biaya transportasi dan membuka peluang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan usaha mereka lebih efisien dan menguntungkan Peningkatan Kualitas Hidup

Dengan akses yang lebih baik, masyarakat desa dapat menikmati layanan publik yang lebih cepat dan efisien, seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan. Selain itu, jembatan yang dibangun dengan kualitas yang baik akan meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Mengurangi Ketergantungan pada Musim

Baca Juga :  4 Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo Menjerit, Beli Lapak Rp40 Juta Malah Diusir, Uang Terancam Raib

Sebelum adanya jembatan, masyarakat sering kali terhambat oleh faktor cuaca, seperti banjir yang menggenangi jalan. Dengan jembatan yang kokoh, mobilitas masyarakat menjadi lebih stabil sepanjang tahun, mengurangi ketergantungan pada kondisi cuaca.

3. Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Keberlanjutan Pembangunan
Keberhasilan pembangunan jembatan di Desa Balonggabus tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Pemerintah daerah Sidoarjo berperan dalam menyediakan anggaran, perencanaan, dan pengawasan pembangunan, sementara masyarakat berperan dalam menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Setelah jembatan selesai dibangun, peran masyarakat dalam menjaga fasilitas ini menjadi sangat penting. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu memastikan bahwa pembangunan infrastruktur lainnya, seperti jalan dan fasilitas pendukung, dapat terus dilanjutkan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa tersebut.

4. Kesimpulan
Pembangunan jembatan di Desa Balonggabus, Candi, Sidoarjo, adalah contoh nyata bagaimana infrastruktur dapat menjadi pendorong utama kemajuan desa. Melalui akses yang lebih baik, masyarakat dapat menikmati berbagai manfaat yang meningkatkan kesejahteraan, termasuk dalam aspek ekonomi, sosial, dan pendidikan. Dengan dukungan yang kuat, jembatan ini bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga simbol kemajuan dan harapan baru bagi Desa Balonggabus menuju masa depan yang lebih cerah,”Pungkasnya. (LIMBD)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU 54.671.18 Karangketug Pasuruan Terekam Kamera

30 April 2026 - 06:42 WIB

SK Kepala Puskesmas Diserahkan, Publik Bertanya-Tanya: Di Mana Transparansi Seleksinya?

30 April 2026 - 05:57 WIB

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA, WARGA DESA NGRANGET RASAKAN MANFAATNYA

29 April 2026 - 15:07 WIB

Pemdes Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Ucapkan Selamat Hari Buruh Nasional 2026

29 April 2026 - 14:58 WIB

1 DPO Kasus Pengeroyokan di Cafe Edelwis Berhasil Dibekuk Tim Resmob Polres Pasuruan, 2 Masih Diburu

29 April 2026 - 08:44 WIB

Karyawan PT Kharisma Selaras Indonesia dan PT Cobra di Kawasan PIER Pasuruan Mengaku Digaji Dibawah UMR, BPJS Tidak Diberikan

29 April 2026 - 03:10 WIB

Trending di Berita Utama