METROPAGI.ID, PASURUAN – Seorang narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Bangil, RWN (28), asal Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, diduga bunuh diri dengan minum pembersih lantai di campur minuman suplemen, meski sempat dilarikan ke RSUD Bangil nyawanya tidak dapat ditolong, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (19/06/2025).
Hal tersebut diketahui narasumber dan di dibeberkan ke awak media metropagi.id. Sekitar 18.00 WIB, ada salah satu tahanan di Rutan Bangil dilarikan ke RSUD Bangil karena habis minum diterjen.
“Pada saat itu yang bersangkutan sempat dibawa ke RSUD Bangil untuk perawatan dokter. Setelah berusaha diselamatkan dokter, tepat pukul 23.00 WIB yang bersangkutan meninggal dunia,”ujar narasumber yang namanya minta tidak dipublikasikan. (23/06/2025).
Dikonfirmasi Kepala Pengaman Rutan Bangil Nugroho Adji Wibowo, membenarkan kalau ada salah satu penghuni rutan titipan dari kejaksaan Bangil dilarikan ke RSUD Bangil untuk menjalani perawatan dan dokter mengatakan kalau tensinya tinggi atau gula daranya naik.
“Malam itu juga sekitar pukul 18.00 WIB, RWD sempat kami bawa ke RSUD Bangil dengan mobil ambulans dan sempat menjalani perawatan, namun sekitar pukul 23.00 kami dikabari pihak rumah sakit kalau yang bersangkutan meninggal dunia dan pihak keluarga tidak mem permasalahkan hal tersebut serta seluruh biaya pengobatan kami yang menanggung.
“Kalau ada kabar bunuh diri saya kurang tau, yang saya tau gula darahnya naik, namun setelah kejadian teman sekamar korban mengatakan, jika yang bersangkutan habis minum Diterjen dicampur dengan minuman suplemen.
“Baru setelah kejadian teman korban mengatakan yang bersangkutan habis minum diterjen dicampur minuman suplemen, itu pun katanya coba-coba dan akan diminum bersama tetapi teman korban tidak mau dan tidak ikut minum dan setelah ada kejadian tersebut semua warga binaan kami kumpulkan untuk di beri pengarahan,”tambahnya. (Red)








