Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 10 Okt 2023 05:09 WIB ·

Polres Situbondo Berhasil Identifikasi Temuan Mayat di Banyuglugur


 Polres Situbondo Polda Jatim berhasil identifikasi mayat yang ditemukan dikawasan Hutan Kesambi. (Foto : Istimewa) Perbesar

Polres Situbondo Polda Jatim berhasil identifikasi mayat yang ditemukan dikawasan Hutan Kesambi. (Foto : Istimewa)

METROPAGI.id | SITUBONDO – Polres Situbondo Polda Jatim berhasil identifikasi mayat yang ditemukan dikawasan Hutan Kesambi Petak 11 A RPH Kabuaran BKPH Kabuaran masuk wilayah Desa Banyuglugur Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo.

 

Pada Sabtu Oktober 2023 sekitar pukul 11.00 wib, Unit Inafis Satreskrim melakukan pemeriksaan tempat kejadian temuan mayat Mr. X memakai kaos warna coklat dan celana pendek biru, kondisi tubuh kulit menghitam dalam keadaan terlentang.

Identitas mayat Mr. X berhasil diidentifikasi dari temuan tas punggung merk Paloatto warna merah hati berisi beberapa potong pakaian dan sarung serta buku catatan yang berisikan no handphone dan nomor rekening listrik.

 

Setelah ditelusuri dan berkoordinasi dengan Polsek Binangun Polres Blitar, tidak seberapa lama pihak keluarga menghubungi Unit Identifikasi Satreskrim.

Baca Juga :  Dari Buruh Tani Menuju Petani Mandiri, Pendampingan YBM BRILiaN SBO Malang Berbuah Panen Melon

 

Setelah ditunjukan barang milik korban melalui foto kaos dan celana serta barang-barang lainnya, pihak keluarga meyakini bahwa mayat laki-laki tersebut adalah Ginarto (37), beralamat di Dusun Unggahan Desa Tawang Rejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.

 

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Momon Suwito Pratomo, S.H menerangkan bahwa penemuan mayat Mr. X pada Sabtu 7 Oktober 2023 diwilayah Banyuglugur berhasil diidentifikasi oleh Unit Identifikasi Satreskrim yang berawal dari penelusuran barang temuan berupa tas milik korban.

 

Baca Juga :  Dua Kontainer Rokok Ilegal Asal Jawa Timur Tujuan Sumatra Digagalkan Direktorat Jenderal Bea Cuka di Pelabuhan Tanjung Priok

Dari laporan hasil pemeriksaan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Ginarto, dugaan sementara meninggal akibat sakit.

 

Hasil pemeriksaan di rumah sakit diperkuat keterangan keluarga bahwa korban mempunyai riwayat penyakit depresi selain itu juga mempunyai penyakit TBC dan asam lambung serta temua obat-obatan di lokasi penemuan mayat.

 

“Jenazah berhasil diketahui identitasnya, yakni Ginarto warga Blitar. Penyebab kematian diduga karena sakit yang diderita dan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.” Pungkasnya

 

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga setelah sebelumnya menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima serta mengiklhaskan kematian Ginarto. (Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Kota Pasuruan Perkuat Persatuan dan Soliditas Lewat Beragam Lomba

17 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Pasuruan Kota Santri, Tapi Mengapa Dentuman Sound Horeg Tak Kunjung Reda?

17 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli, Agustus dan September 2026 di Kelurahan Trajeng Berjalan Aman dan Kondusif

17 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Sempat Ditutup, Arena Judi Sabung Ayam di Wilayah Hukum Polsek Pakisaji Malang Kembali Menggeliat

16 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Ketika Ulama Pasuruan Sudah Berkata Haram, Sound Horeg Justru Makin Menggelegar di Kabupaten Pasuruan

16 Agustus 2026 - 04:24 WIB

Dinilai Tarif Tak Wajar, Warga Luar Desa Jatigunting Mengaku Bayar Parkir Rp20.000 Per Sepeda Demi Tonton Sound Horeg

15 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Trending di Berita Utama