Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 20 Mar 2024 10:37 WIB ·

Sidang Gugatan Praperadilan Kasus Penyitaan 5 Truk Tanki BBM Bersubsidi, Polres Pasuruan Kota Kalah dan Dinilai Tidak Profesional


 Sidang Gugatan Praperadilan Kasus Penyitaan 5 Truk Tanki BBM Bersubsidi, Polres Pasuruan Kota Kalah dan Dinilai Tidak Profesional Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Gugatan praperadilan yang dilayangkan Roni Zakarias Pontoh terkait penggeledahan dan penyitaan lima truk tangki berisi BBM ilegal di sebuah gudang Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo Desa Sedarum, Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan pada beberapa Minggu yang lalu. Polres Pasuruan Kota kalah dalam gugatan praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (20/3/2024).

Hakim tunggal, pimpin sidang praperadilan, Indra Chayadi menyatakan penggeladahan dan penyitaan penyidik terhadap lima truk tangki BBM bersubsidi tidak sesuai prosedur dan bertentangan dengan Kitab Undang-Undamg Acara Pidana (KUHAP). Menurut Hakim, tindakan penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan harus harus memenuhi prosedur seperti surat perintah penyidikan (Sprindik), penggeledahan dan penyitaan.

“Untuk penyitaan harus ada surat putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan setempat dengan waktu tujuh hari,” kata Indra Chayadi Hakim Tunggal praperadilan.

Baca Juga :  Sidak Bupati Sidoarjo Subandi ke Sejumlah Proyek Dapat Kritikan Pedas Dari Berbagai Pihak

Kepentingan penyidik bisa melakukan penyitaan yang diatur dalam KUHAP Pasal 74 dan 75. Dalam keadaan mendesak sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 ayat (2) penyidik dapat melakukan penyitaan tanpa surat izin dari hakim pemeriksa.

“Mengabulkan sebagian gugatan pemohon salah satunya mengembalikan lima truk yang disita,” ucapnya.

Yuliana salah satu tim kuasa hukum pemohon mengatakan, putusan Mejelis Hakim sudah tepat.

“Putusan majelis hakim sudah tepat. Sesuai gugatan pemohon. Dan harus dipatuhi pihak yang berperkara,” ujarnya.

Dengan dikabulnya gugatan pemohon, Ia menilai polisi tidak profesional dalam menangani perkara ini. “Penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan penyidik tidak sesuai prosedur,” tutupnya.

Sementara itu dikutib dari salah satu media online, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Makung Ismoyo Jati menghormati keputusan majelis hakim.

Baca Juga :  Diresmikan Tasya Rosmala, Tempat Kuliner Untuk Keluarga Makanan Nikmati dan Lezat Nuansa Ndeso Modern Hanya di Kampung Family

“Kami masih menunggu amar putusan yang lengkap dari PN Bangil,” kata Kapolres Pasuruan Kota.

Setelah amar putusan kita terima, kita baca. Kemudian menentukan langkah-langkah koridor hukumnya.

“Dari lesan putusan yang dibacakan majelis hakim. Ada sebagian diterima dan yang ditolak. Makanya kita pelajari dulu amar putusannya baru kita melakukan langkah hukum berikutnya,” pungkasnya.

Dari putusan yang dibacakan hakim tunggal. Terungkap lima truk tangki, empat truk tangki berisi BBM bersubsidi, satu truk tangki kosong. Lima truk tangki tersebut milik PT Sentral Niaga pemilik Abdul Wachid yang pernah terjerat kasus penimbunan BBM secara ilegal bersama dua orang lainnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Melalui Platfom Media Bupati Pasuruan Perintahkan Tutup Warkop Plus Karaoke di Wilayah Nogosari

8 Desember 2025 - 13:40 WIB

Panitia Khusus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan Cek dan Pastikan Lahan Tukar Guling Milik Perhutani Dengan PT. SSP

8 Desember 2025 - 09:48 WIB

Sidak Bupati Sidoarjo Subandi ke Sejumlah Proyek Dapat Kritikan Pedas Dari Berbagai Pihak

8 Desember 2025 - 08:45 WIB

Polres Pasuruan Luncurkan Program KOPLING, Ruang Curhat Warga Sambil Ngopi

8 Desember 2025 - 04:04 WIB

Bandel..!! Belum Ada Perda dan Keputusan Bupati Pasuruan, Tempat Hiburan Malam Karoke Mieko Square Dibuka Lagi

7 Desember 2025 - 11:46 WIB

Kerap di Jadikan Mabuk-mabukan, Kades Nogosari Tegaskan Penutupan Mieko Square Murni Atas Permintaan Warga

5 Desember 2025 - 08:04 WIB

Trending di Berita Utama