Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 17 Apr 2024 07:30 WIB ·

Aroma Bau Bangkai Kembali Meneror Warga Sekitaran Kawasan PIER, Masyarakat Mempertanyakan Peran DLH Kabupaten Pasuruan


 Aroma Bau Bangkai Kembali Meneror Warga Sekitaran Kawasan PIER, Masyarakat Mempertanyakan Peran DLH Kabupaten Pasuruan Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Bau busuk seperti bau bangkai kembali meneror perkampungan warga sekitar perusahaan, bahkan bau busuk tersebut sangat dikeluhkan pengguna jalan raya pada saat melintas di depan kawasan Pasuruan Industri Easte Rembang (PIER), warga serta pengguna jalan mempertanyakan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan.

Suryadi salah satu warga Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan mengutarakan keluhannya ke awak media, jika dirinya dan keluarganya bahkan satu kampung setiap hari jika angin berhembus dari arah timur ke barat selalu mencium bau bangkai, mereka menduga bau tersebut bersumber dari salah satu perusahaan di kawasan PIER dan meski pada tahun lalu warga pernah protes bahkan sampai adakan demonstrasi besar-besaran, namun bau tersebut tetap saja meneror kampung kami.

Baca Juga :  DPP YLBH Sarana Keadilan Rakyat Resmi Dibekukan, Seluruh Atribut Dinyatakan Tidak Berlaku

“Tetap saja aroma bau busuk tersebut tidak pernah hilang, apalagi jika angin bertiup dari timur ke barat, meski warga beberapa kali melakukan protes bahkan sampai turun kejalan tetap saja bau busuk tersebut tercium ke kampung kami, mau tidak mau kami harus mengkonsumsi setiap hari dan kami pertanyakan kemana tugas dan peran fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan,”keluhnya ke awak media.

Begitu juga salah satu pengendara “Wahyu”mengutarakan ke awak media, jika dirinya disaat malam hari, ketika melewati jalan raya depan PIER mencium bau busuk yang sangat menyengat bahkan mau muntah-muntah.

Baca Juga :  Tiga Orang Pencuri Rel Kereta Api Berhasil Dibekuk, Polisi Amankan Barang Bukti

“Disaat malam hari ketika saya melewati jalan raya didepan PIER pasti saya mencium bau busuk yang sangat menyengat, dan bau busuk ini sudah lama terjadi, namun kenapa seolah-olah ada dibiarankan, hingga hari ini masih tercium bau yang tidak sedap, kasihan warga sekitaran perusahaan, mereka mau tidak mau setiap hari disugihi bau busuk seperti ini,”ujarnya. Rabu malam (17/04/2024)

Adanya akan hal ini kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan “Taufiqul Ghoni” saat dikonfirmasi awak media metropagi.id mengatakan, siap dan ditanya tindakan apa yang akan di lakukan DLH terkait bau tersebut, sayang ia enggan menjawab hingga berita ini ditayangkan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mutasi Sudah Selesai, Pertanyaan Belum Terjawab, Mengapa ASN yang Terdampak Tidak Mendapat Penjelasan Yang Layak?

16 Juni 2026 - 14:00 WIB

Sistem Merit Bukan Sekadar Pidato, Masyarakat Kab. Pasuruan Inginkan Tunjukkan Dokumennya

16 Juni 2026 - 04:46 WIB

Serah Terima Jabatan Camat Kejayan, H. Budi Mulyono Ajak Seluruh Desa Perkuat Sinergi Pembangunan

15 Juni 2026 - 05:32 WIB

Provinsi Umumkan Dulu ke Publik, Baru Melantik, Kab. Pasuruan Melantik Dulu Tanpa Pengumuman ke Publik, Mana Sistim Merit?

14 Juni 2026 - 15:25 WIB

Gus Sutarji Rayakan Ulang Tahun ke-45 Sang Istri di Cafe AY Purwosari

14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Miris, Seorang Janda Paruh Baya di Desa Watuagung Prigen, Dipaksa Jaga Pos Ronda atau Denda Rp10 Ribu

14 Juni 2026 - 07:59 WIB

Trending di Berita Utama