Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 25 Jul 2024 07:26 WIB ·

Ngeri…!! Kepsek SMPN 2 Widang Diduga Patahkan Psikologis Murid Didiknya Di Lapangan Upacara Lantaran Tidak Naik Kelas


 Ngeri…!! Kepsek SMPN 2 Widang Diduga Patahkan Psikologis Murid Didiknya Di Lapangan Upacara Lantaran Tidak Naik Kelas Perbesar

METROPAGI.ID, TUBAN – Dunia Pendidikan di Kota Tuban Kembali Tercoreng Pasalnya, baru-baru ini seorang siswa berinisial AV dibuat kepala sekolahnya tidak naik kelas, lantaran sering bolos sekolah .

Hebohnya lagi Pada hari Senin saat sekolah adakan upacara Kepsek Marjani di duga kabarkan omongan kurang sedap terkait murid didiknya yang tidak naik kelas dihalaman sekolah SMPN 2 Widang yang mempengaruhi psikologis anak tersebut .

Kekecewaan menyelimuti keluarga besar Eko orang tua dari AV, siswa kelas 8 A SMPN 2 Widang kabupaten Tuban .Ia mengetahui putranya yang berprestasi di turnamen sepak bola usia dini tidak naik kelas hanya lantaran alasan absensi .

Kekecewaan Eko semakin menjadi saat melihat AV yang tampak lesu dan terpukul lantaran AV di umumkan Kepsek SMPN 2 Widang yang omonganya diduga di luar koridor Pendidikan.

Baca Juga :  Disebut "Hoaks" oleh Polresta Malang Kota, Keluarga Korban Dugaan Pemerasan dan Penyimpangan Prosedur di Polsek Klojen Buka Suara: "Jangan Bodohi Publik"

Eko menyampaikan ke Ag, salah satu rekan awak media, “Yo pak Kepsek omong di lapangan sekolah pas upacara”

AV merasa tidak terima dengan keputusan sekolah yang tidak menaikkannya kelas hanya karena masalah absensi, meskipun nilai mata pelajarannya bagus.

“Saya minta tolong, kesalahan saya apa? nilai saya bagus semua kenapa saya tidak naik kelas, padahal sikap saya di sekolah juga baik dan ada lomba kejuaraan pun Aku selalu ikut tim olahraga ,” tutur alvaro dengan mata berkaca-kaca.

Hingga saat ini, pihak sekolah masih bungkam terkait masalah tidak naik kelasnya Alvaro Pihak sekolah yang diminta klarifikasi terlihat menghindar dan lari dari wartawan.

Baca Juga :  Ke Mana Baperjakat? Apakah Kalah dengan Tim Adhoc Bentukan Bupati?

Kasus ini menjadi sorotan publik dan mengundang berbagai pertanyaan. Apakah benar alvaro menjadi korban ataukah ada alasan lain yang belum terungkap?

Masyarakat berharap agar pihak terkait segera menyelesaikan masalah ini dengan adil dan transparan dan apa bila kepala sekolah terbukti terucap harapan walimurit warga pribumi Widang berharap untuk meperhentikan kepsek tersebut.

Prestasi dan masa depan siswa tidak boleh dikorbankan karena alasan yang tidak jelas hingga berita terbit pihak sekolah msh blm bisa di hubungi. (Limbat)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anak Sudah Dipenjara, Orang Tua Diduga Diminta Rp50 Juta: Nama Unit 3 Ditresnarkoba Polda Jatim Terseret

23 Juni 2026 - 15:30 WIB

Pembinaan ASN atau Panggung Konten? Bupati Pasuruan Harus Panggil Camat Tosari

23 Juni 2026 - 05:34 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Paripurna Dengar Jawaban Bupati atas Pandangan Fraksi-fraksi Terkait APBD 2025

23 Juni 2026 - 04:43 WIB

BUKAN KEWENANGAN, WALIKOTA PASURUAN SETUJUI PENGALIHAN KENDARAAN BERAT MASUK JALAN TOL.

23 Juni 2026 - 03:25 WIB

Mariatul Qiptiyah Alias Kiki Jupe, Pebisnis Kuliner Sukses Beromzet Ratusan Juta dan Berdayakan 100 Karyawan

22 Juni 2026 - 11:06 WIB

Tak Mau Usaha Ilegalnya Diusik, Wartawan di Tulungagung Dikeroyok 12 Orang, Diduga Suruhan Bos Mafia BBM Bersubsidi

20 Juni 2026 - 06:15 WIB

Trending di Berita Utama