Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 20 Sep 2024 08:51 WIB ·

Beberapa Anggota PPS di Kecamatan Bangil, 2 Bulan Gaji Belum Terbayarkan


 Beberapa Anggota PPS di Kecamatan Bangil, 2 Bulan Gaji Belum Terbayarkan Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN- Pemilihan Bupati (Pilbup) Pasuruan 2024 akan segera diselenggarakan, setelah beberapa bulan yang lalu selesai menyelenggarakan Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg).

Saat ini tahapan demi tahapan dalam Pemilukada sudah dilalui, namun hal ini tidak diimbangi dengan hak dan kewajiban KPU ke beberapa anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) karena beberapa anggota mengeluh sistem pembayaran gaji lambat.

“Kita terima gaji Juli pada pertengahan September kemarin dan terhitung 2 bulan ini gaji kami belum terbayarkan, Agustus belum cair dan gak tau kapan,”terang salah satu anggota PPS di Kec. Bangil ke metropagi.id Jumat (20/09/2024).

Baca Juga :  Eksklusivitas Lantai 3: Ketika Tim Ad Hoc Lebih "Steril" dari OPD Resmi

Masih menurut nara sumber dari PPS, kami sangat berharap gaji kita segera ada pencairan karena itu berat bagi kita yang keuangannya terbatas (pas-pasan).”

“Tentang sebab ia jelaskan bahwa secara aturan harus selesai semua se kecamatan, “Harus selesai semua se kecamatan, tentu berat kalau begitu kasian yang sudah selesai,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Pasuruan “Ainul Yakin” menjelaskan, terkait honor PPK/PPS di Bangil dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak Kesetariatan, apa yang menjadi kendala.

Baca Juga :  Kepala Sekolah di Trenggalek Meninggal Dunia, Usai Ngamar Bareng di Hotel Dengan Oknum Guru

“Nant saya koordinasi dengan pihak Kesetariatan apa yg menjadi kendala,
yang jelas kami tidak akan menunda-nunda apa yang menjadi hak badan adhock bilamna memang kewajiban mereka dalam penyelsaian SPJ nya terselesaikan dan
di bulan Agustus juga ada beberapa kecamatan yang sudah menerima honor karna kinerja penyelesaian atau SPJnya telah tersampaikan dengan baik dan benar,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kami tak henti-henti nya melakukan sosilisasi kepada teman-teman PPK untuk menyampaikan apa yang menjadi kendala di masing-masing Kecamatan.

“Sehingga KPU bisa mengevaluasi kalau perlu KPU akan memonitoring dalam pembutan SPJ,”terangnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sistem Merit, atau Sekadar Narasi? Ketika Mutasi Berpotensi Melemahkan Dua Instansi Sekaligus

10 Juni 2026 - 02:30 WIB

LPK BARATA Patut Dipertanyakan Adanya Ditengah Konferensi Pers di RSUD dr. R Soedarsono

9 Juni 2026 - 12:28 WIB

Slogan “Semua Tertolong” Jadi Ironi, Pasien BPJS di RSUD dr. R. Soedarsono Meninggal Diduga Akibat Pelayanan Buruk

9 Juni 2026 - 05:01 WIB

RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Kembali Disorot, Transparansi Informasi Medis Berujung Fatal

8 Juni 2026 - 09:32 WIB

Pengerjaan Drainase Jalan Sumedang Dikebut, Warga Harap Kemacetan dan Banjir Segera Teratasi

7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Pemerasan Rp58 Juta dan Kriminalisasi Mengemuka, Keluarga Tahanan Seret Nama Oknum Polsek Kedungkandang

7 Juni 2026 - 13:13 WIB

Trending di Berita Utama