Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 13 Apr 2026 04:41 WIB ·

Insiden Peluru Nyasar 2 Pelajar SMP Sudah Mendapatkan Perawatan Terbaik di Pasmar 2 Surabaya


 Insiden Peluru Nyasar 2 Pelajar SMP Sudah Mendapatkan Perawatan Terbaik di Pasmar 2 Surabaya Perbesar

METROPAGI.ID, SURABAYA — Insiden peluru nyasar yang melukai dua pelajar SMP Negeri 33 Gresik, Jawa Timur, mulai menjadi sorotan publik kini PASMAR 2 membuka secara transparan hasil penangan,mediasi sekaligus mengevaluasi prosedur latihan menembak yang berlangsung di dekat kawasan pendidikan Minggu (12/04/2026)

Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto, memastikan investigasi & pemeriksaan masih berjalan dengan menitikberatkan pada uji balistik dan pengumpulan data teknis. Namun di balik itu, tekanan publik menguat agar hasil investigasi tidak berhenti.

” amunisi diperiksa dan akan diuji tembak untuk memastikan dengan dinas senjata, jangkauan peluru. Menurut Spesifikasi jarak efektif itu 400 meter, “ujarnya

” Jika di ruangan hampa hasil uji coba peluru di tembak lurus akan jatuh di 1600meter maksimal akan melemah dan jatuh,” tambahnya.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Penganiayan Gunakan Sajam, Pelaku Dibekuk Polres Malang

Fakta bahwa lokasi latihan tembak berstandar internasional dan berada sekitar 2,3 kilometer dari sekolah, dan lokasi latihan di kelilingi tanggul tinggi 8 meter dan dibelakangnya ada bukit apakah sejauh itu peluru nyasar kesana.
Dan setelah kejadian tetap di jalankan latihan menembak dan event menembak.

Untuk memperkuat hasil investigasi, Pasmar 2 menggandeng PT Pindad (Persero) serta sejumlah ahli independen. Keterlibatan pihak eksternal ini diharapkan mampu menguji secara objektif kemungkinan peluru keluar dari lintasan aman hingga mencapai lingkungan sekolah.

Di sisi lain, jalur hukum tetap berjalan melalui Pom KODAERAL V Proses ini menjadi penentu.
Sementara itu, penanganan korban masih berlangsung. Salah satu korban telah menerima perawatan medis dan santunan, sedangkan komunikasi dengan korban lainnya masih diupayakan.
Bantuan perawatan, pengobatan dan penanganan korban adalah murni empati kepada masyarakat.
Karena proses penyelidikan masih berjalan dan belum bisa dipastikan.

Baca Juga :  Kepala Dihantam Pakai Tabung LPG 3 Kg, Pria Asal Kalipucang Tutur Terkapar Tak Sadarkan Diri, Korban Lapor ke Polisi

Insiden yang terjadi pada Rabu (17/12/2025) itu menimpa dua siswa, DF (14) dan RO (15), saat kegiatan sekolah berlangsung. Keduanya sempat menjalani perawatan intensif di RS Siti Khodijah Sepanjang.

Kasus ini menjadi alarm bagi pengelolaan latihan militer di wilayah padat penduduk.
Untuk lebih di perhatikan
Publik meminta evaluasi menyeluruh dan transparansi hasil investigasi, agar kepercayaan publik terhadap aspek keselamatan latihan tidak tergerus. (Lim)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Slogan “Semua Tertolong” Jadi Ironi, Pasien BPJS di RSUD dr. R. Soedarsono Meninggal Diduga Akibat Pelayanan Buruk

9 Juni 2026 - 05:01 WIB

RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Kembali Disorot, Transparansi Informasi Medis Berujung Fatal

8 Juni 2026 - 09:32 WIB

Pengerjaan Drainase Jalan Sumedang Dikebut, Warga Harap Kemacetan dan Banjir Segera Teratasi

7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Dugaan Pemerasan Rp58 Juta dan Kriminalisasi Mengemuka, Keluarga Tahanan Seret Nama Oknum Polsek Kedungkandang

7 Juni 2026 - 13:13 WIB

Sulitnya Cari Keadilan Bagi Orang Miskin, Kasus Pemalsuan Surat Yang Ditangani Polres Pasuruan Hampir 1 Tahun Belum Ada Kepastian Hukum

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Masyarakat Menunggu Tindakan Nyata Polres Pasuruan Menindak Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Nongkojajar dan Tutur

6 Juni 2026 - 05:54 WIB

Trending di Berita Utama