Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 17 Apr 2026 15:33 WIB ·

Door, Cek Cok Berujung Tragis, Pria Asal Prigen Terkapar Penuh Luka Tembak


 Door, Cek Cok Berujung Tragis, Pria Asal Prigen Terkapar Penuh Luka Tembak Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Niat menagih janji justru berujung petaka bagi Supardi (43), warga Lingkungan Genengsari, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. Ia menjadi korban penembakan menggunakan airsoft gun dalam sebuah insiden yang kini dilaporkannya ke Polres Pasuruan.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu pagi, 15 April 2026 sekitar pukul 06.00 WIB di kawasan Vila Senopati, Lingkungan Pesanggrahan, Kecamatan Prigen. Pagi yang semestinya berjalan biasa berubah mencekam ketika pertemuan antara korban dan terlapor berakhir dengan kekerasan.

Kepada petugas, Supardi menuturkan, ia datang dengan maksud menagih janji kompensasi yang sebelumnya telah disepakati. Ia mengaku sempat menyewa sejumlah orang yang merupakan anak buah terlapor untuk melayani tamu di wisma miliknya. Namun, pelayanan yang diberikan dinilai tidak sesuai kesepakatan.

Baca Juga :  Membedah Perda TJSL Kabupaten Pasuruan No. 2 Tahun 2025

Alih-alih mendapat penyelesaian, permintaan tersebut justru memicu ketegangan. Adu mulut tak terhindarkan. Suasana yang awalnya masih terkendali berubah panas, hingga akhirnya meledak menjadi konflik terbuka.

“Awalnya hanya ingin menagih janji ganti rugi sesuai kesepakatan. Tapi justru terjadi cekcok,” ungkap Supardi.

Nasib nahas pun menimpanya. Di tengah cekcok yang memuncak, terlapor diduga mengeluarkan airsoft gun dan melepaskan tembakan ke arah tubuh Supardi. Dalam hitungan detik, situasi berubah menjadi kacau. Tembakan mengenai sejumlah bagian tubuh korban, membuatnya tak berdaya.

Baca Juga :  Diduga Tak Berizin, PT Cobra Outsourcing di Kawasan PIER

Ia menambahkan, cekcok tersebut semakin memanas hingga berujung pada tindakan kekerasan, sementara terlapor kini masih dalam proses penyelidikan.

Akibat kejadian itu, Supardi mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Luka tersebut di antaranya pada leher, dada, bahu, perut, serta pipi sebelah kiri. Beruntung, nyawanya masih tertolong meski harus menahan rasa sakit akibat tembakan yang mengenai bagian vital tubuhnya.

Merasa dirugikan dan menjadi korban penganiayaan, Supardi akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pasuruan guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 156 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinilai Langgar Kebebasan Pers, Satpol PP Kota Pasuruan Tuai Sorotan, Awak Media Dilarang Konfirmasi

19 Mei 2026 - 05:56 WIB

Membedah Perda TJSL Kabupaten Pasuruan No. 2 Tahun 2025

19 Mei 2026 - 03:36 WIB

Demi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, DPRD Kabupaten Pasuruan Sahkan Tiga Raperda Non-APBD Tahun 2026

18 Mei 2026 - 13:16 WIB

SPJ DD 2024 Pembangunan Jembatan di Desa Bakalan Diduga Fiktif, Warga Resmi Lapor ke Polres Pasuruan

16 Mei 2026 - 08:30 WIB

Ganti Nama, Sama Fungsi, Apakah TP3D Sengaja Dirancang untuk Menghindari Larangan BKN?

16 Mei 2026 - 05:38 WIB

Ketika Ada Arena Judi Sabung Ayam di Desa Mojorejo, Mengapa Polres Blitar Diam, Dimana Penegak Hukum

15 Mei 2026 - 04:54 WIB

Trending di Berita Utama