Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Apr 2026 03:54 WIB ·

Tidak Angin Kencang Dua Rumah Ambruk di Trajeng Pasuruan Kota


 Tidak Angin Kencang Dua Rumah Ambruk di Trajeng Pasuruan Kota Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Peristiwa mengejutkan terjadi di wilayah RT 01 RW 08, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, hari jum,at, (10/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Dua rumah dilaporkan ambruk secara tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda sebelumnya.

Dua rumah tersebut diketahui ditempati oleh Pak Kusem dan Bu Kasri. Salah satu rumah merupakan milik Kaji Dayat yang selama ini disewa oleh Pak Kusem, sementara satu rumah lainnya ditempati oleh Bu Kasri.
Kejadian yang berlangsung mendadak ini membuat warga sekitar sontak geger.

” Pasalnya, saat insiden terjadi tidak ada angin kencang maupun hujan deras yang biasanya menjadi pemicu bangunan roboh.

Menurut keterangan warga, kedua rumah dalam kondisi sedang ditempati saat peristiwa terjadi. Akibat kejadian tersebut,

” satu korban yakni anak dari Pak Kusem mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah R. Soedarsono untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Empat Depkolektor Di OTT Satreskrim Polres Kota Dugaan Pemerasan di Wilayah Panggungrejo

Pak Kusem selaku penyewa mengaku telah lama menempati rumah tersebut tanpa adanya perbaikan dari pemilik.

“Saya sudah lama nempati, tapi belum ada perbaikan sama sekali,” ujar Pak Kusem.

Sementara itu, salah satu warga yang berada di lokasi mengaku terkejut dengan kejadian tersebut.

“Saya kaget sekali, tiba-tiba terdengar suara keras seperti bangunan roboh. Pas keluar rumah, ternyata dua rumah sudah ambruk,” tuturnya.

Pasca kejadian, lokasi langsung ditinjau oleh Lurah Trajeng, Erfan Effendy, bersama Babinsa Serma Moh. Waki dan Bhabinkamtibmas setempat guna memastikan kondisi di lapangan serta penanganan berjalan dengan baik. Selain itu, petugas dari BPBD juga telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan awal.

Baca Juga :  Menembak Kaki Sendiri, Ketika Target PAD Pasuruan Membunuh Iklim Investasi

Dalam keterangannya, Erfan Effendy menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius pihak kelurahan. Untuk sementara, korban akan difasilitasi tempat tinggal dengan sistem disewakan, dan penanganannya turut ditanggung oleh pihak kelurahan.

Hingga saat ini, penyebab pasti ambruknya dua bangunan tersebut masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara mengarah pada kondisi bangunan yang sudah tua dan struktur yang tidak lagi kuat menahan beban.

Warga bersama pihak terkait langsung melakukan gotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan. Diharapkan, ke depan ada perhatian lanjutan dari pemerintah daerah guna membantu penanganan pascakejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi bangunan tempat tinggal, terutama yang sudah berusia tua atau mengalami kerusakan struktural.

(YN/TRI)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Disebut “Hoaks” oleh Polresta Malang Kota, Keluarga Korban Dugaan Pemerasan dan Penyimpangan Prosedur di Polsek Klojen Buka Suara: “Jangan Bodohi Publik”

13 Juni 2026 - 08:48 WIB

Diduga Tidak Ada Tindakan Dari Kepolisian, Warga Amankan Pick up Bermuatan BBM Bersubsidi di Tutur, Pasuruan

13 Juni 2026 - 08:37 WIB

Mutasi Pejabat Teknis Pasuruan, Tanda Tanya Besar

13 Juni 2026 - 04:28 WIB

Kokurikuler Jejak Sejarah, Literasi Budaya, dan Permainan Tradisional untuk Mewujudkan Profil Lulusan Unggul

12 Juni 2026 - 11:52 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Poncokusumo Jadi Sorotan, Muncul Perbedaan Informasi Terkait Status Laporan Korban

12 Juni 2026 - 11:37 WIB

Empat Depkolektor Di OTT Satreskrim Polres Kota Dugaan Pemerasan di Wilayah Panggungrejo

12 Juni 2026 - 09:32 WIB

Trending di Berita Utama