Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 25 Agu 2025 05:41 WIB ·

DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun 2026


 DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun 2026 Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Kerangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kabupaten Pasuruan. KUA PPAS resmi ditandatangani bersama antara Bupati Pasuruan, H. Muhammad Rusdi Sutejo dan Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan. Dengan menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Pemerintah Kabupaten Pasuruan, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan. Kamis ( 21/08/2025).

Dokumen yang disusun Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah disepakati menjadi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Suyanto menyampaikan, dokumen KUA-PPAS 2026 sudah bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan. “Banggar berpendapat KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 layak untuk dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan penandatanganan kesepakatan antara Bupati dan pimpinan DPRD,” jelasnya.

Baca Juga :  Karnaval RW 11 Meriahkan HUT ke-81 RI, RT 01–04 Tampilkan Tema Koboi, Dayak dan Baju Tradisional, Diiringi Sound System Horeg

“Proyeksi pendapatan daerah 2026 mencapai Rp3,499 triliun. Angka itu bersumber dari pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, serta pendapatan sah lainnya. Kebijakan belanja diarahkan untuk mendukung program prioritas pembangunan daerah sesuai RPJMD dan RKPD 2026, dengan menjaga keseimbangan fiskal serta efisiensi penggunaan anggaran,”paparnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan UMKM, serta pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

“DPRD Kabupaten Pasuruan juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, digitalisasi pelayanan publik, peningkatan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan hidup, dan penanggulangan bencana serta mendorong alokasi anggaran yang proporsional untuk program prioritas daerah, dengan memperhatikan pemerataan antar wilayah kecamatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Suasana Kebersamaan Menyelimuti Pucang Anom Bersholawat Peringati Maulid Nabi

Sementara itu, Bupati Pasuruan H.M.Rusdi Sutejo menyampaikan, beliaunya sangat mengapresiasi dan terimakasih atas kerjasamanya antara pimpinan dewan serta anggota DPRD kabupaten Pasuruan dan semua pihak yang telah memberi masukan dan mengkaji dalam rangka penyelesaian serta penyempurnaan ( KUA) Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah serta Prioritas Plafon Angaran Sementara (PPAS) , untuk mempercepat terwujudnya kabupaten Pasuruan yang lebih baik.

“Pada saat pengantar KUA PPAS dibacakan bahwa proyeksi pendapatan daerah tahun 2026 Rp,3.499.607.689.203 dengan belanja daerah sebesar Rp 3.948.091.813.837, proyeksi devisit anggaran Rp 449.229.402.610, dengan dana sebesar itu, kita harus mampu menjaga stabilitas dan mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,” terangnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peredaran Arak di Kabupaten Pasuruan Resahkan Warga, Pemilik Warung Diduga Oknum Polisi

30 Agustus 2026 - 15:50 WIB

BRI Malang Sutoyo Ungkap Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menempatkan Dana Investasi

30 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Hati-hati Investasi dengan Janji Cuan Besar, BRI Kepanjen

30 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia! HUT ke-81 RI, Kelurahan Tambaan Kecamatan Panggungrejo Semarakkan Kemerdekaan

30 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Perpindahan Kantor KPU Kabupaten Pasuruan ke Wilayah Kota Memicu Pertanyaan dan Polemik di Masyarakat

30 Agustus 2026 - 03:36 WIB

Toko Sembako Triningsih Terus Tumbuh, Pendampingan BRI Jadi Penyemangat Pelaku UMKM Tulungagung

29 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Trending di Berita Utama