Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 20 Okt 2025 11:05 WIB ·

Hendak Mandi di Sungai Kedunglarangan Bangil, Pengamen Asal Candi Sidoarjo Tewas Terpeleset


 Hendak Mandi di Sungai Kedunglarangan Bangil, Pengamen Asal Candi Sidoarjo Tewas Terpeleset Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Seorang pemuda pengamen berinisial F, asal Candi, Sidoarjo, dinyatakan meninggal dunia setelah terpeleset dan jatuh dari kolong grojokan Kali Kedung Larangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (20/10) sekira pukul 14.16 WIB. Peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama rekannya, SYT (23), warga Sebani Gadingrejo, Kota Pasuruan, tengah beristirahat di lokasi tersebut, Terang SYT. Senin (20/10)

Berdasarkan keterangan SYT, mereka tersebut sebelumnya menyampaikan niat untuk mandi di aliran kali sebagai bentuk penyegaran setelah beraktivitas. Namun, nahas menimpa F ketika ia terpeleset dan tercebur ke sisi permukaan air yang cukup dalam. Diduga korban tidak memiliki kemampuan berenang sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Dengar Pendapat Pertanggungjawaban Raperda APBD Tahun 2025 Oleh Bupati 

SYT yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi segera berupaya memberikan bantuan, namun sayangnya nyawa F tidak tertolong.

Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, yakni PMI Kabupaten Pasuruan, Tim INAFIS Polres Pasuruan, jajaran Polsek Bangil, serta Babinsa 0819/10 Bangil. Koordinasi lintas instansi tersebut berlangsung cepat dan sigap di lokasi kejadian.

Baca Juga :  ​Diduga Intimidasi Wartawan, Oknum Kades Pemilik Losmen di Malang Terancam Dipolisikan

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Bangil untuk penanganan medis dan proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Pasuruan menyatakan bahwa penyidikan atas insiden ini masih terus dilakukan guna memastikan kronologi dan faktor penyebab secara menyeluruh.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan di area aliran sungai yang memiliki potensi bahaya tersembunyi. (Red)

Artikel ini telah dibaca 147 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Mau Usaha Ilegalnya Diusik, Wartawan di Tulungagung Dikeroyok 12 Orang, Diduga Suruhan Bos Mafia BBM Bersubsidi

20 Juni 2026 - 06:15 WIB

Walikota Batu dan Sakera Dukung Turnamen Sepak Bola Usia 10–12 Tahun Untuk Ajang Pencarian Bibit Atlet Berbakat

20 Juni 2026 - 00:50 WIB

Kades Bakalan: Proyek Jembatan DD 2024 Tidak Fiktif, Material Hanyut Terbawa Banjir

19 Juni 2026 - 15:16 WIB

Kasus Pemalsuan Akta Otentik, Kuasa Hukum Pelapor Desak Polisi Segera Tetap Tersangka, Takut Terlapor Melarikan Diri

19 Juni 2026 - 11:33 WIB

Nasabah BPR Wisman Perkasa Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Rekapitulasi Cicilan Saat Ingin Melunasi Agunan

19 Juni 2026 - 06:19 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Dengar Pendapat Pertanggungjawaban Raperda APBD Tahun 2025 Oleh Bupati 

19 Juni 2026 - 05:04 WIB

Trending di Berita Utama