METROPAGI.ID, PASURUAN – Dewan Pimpinan Pusat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sarana Keadilan Rakyat resmi membentuk dan melantik ketua Yayasan serta empat ketua divisi di tubuh pengurusan, bertempat di Jalan Sili,. Dusun Manaruwi, Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (24/01/2026)
Adapun pelantikan ketua yayasan dan empat divisi tersebut diantaranya, divisi Perlindungan Konsumen yang diketuai Wardi, divisi bidang Hukum Herlin Rahmawati, S.H, divisi Perlindungan Perempuan dan Anak Anis Dahniar serta divisi Humas Informasi M. Muchdor.
Tujuan dibentuknya empat divisi tersebut untuk memudahkan para pengurus dan para anggota dalam menjalankan tugas masing-masing secara proporsional, karena selama ini banyak masyarakat yang meminta perlindungan atau bantuan hukum yang semakin kompleks.
“Sengaja kami bentuk empat divisi di tubuh YLBH Sarana Keadilan Rakyat untuk tujuan biar para pengurus atau anggota mudah menjalankan tugas secara proporsional saat membantu masyarakat dalam bidang masing-masing,”terang Heri Siswanto, A.H, M.H saat acara pengukuhkan empat divisi.

Dalam sabutannya ketua yayasan Sarana Keadilan Rakyat Khoirul Huda menyampaikan, agar para pengurus dan semua anggota agar selalu bersinergi dalam menjalan tugas.
“Saya menghimbau kepada semua ketua divisi masing-masing agar selalu bersinergi kalau ada permasalah dilapangan agar kiranya selalu berkoordinasi,”
Sementara itu Fadjar Koestanto selaku pengawas di YLBH Sarana Keadilan Rakyat dalam sambutanya, ia berpesan kepada ketua masing-masing agar membentuk kepercayaan, amanah, serta bertanggung jawab.
“Untuk ketua masing-masing divisi agar bekerja secara proporsional, amanah serta bertanggung jawab. Amanah ini menuntut dedikasi, integritas, komitmen untuk membawa organisasi yang lebih baik,”ucapnya.
Ditempat yang sama ketua Divisi bidang hukum Herlina Rahmawati, S.H menyampaikan, jika dirinya siap membantu masyarakat yang tidak mampu secara finansial dengan mengratiskan segala bentuk biaya.
“Terimaksih saya sampaikan kepada pembina YLBH Sarana Keadilan Rakyat yang sudah menunjuk saya sebagai ketua dibidang advokasi, tugas yang dibebankan kepada saya tidak lah mudah namun akan saya jalani dengan dedikasi yang tinggi, profesional dan berintegritas untuk membantu masyarakat yang tidak mampu,”terangnya.
Hal yang tak jauh berbeda yang dikatan Anis Daniar selaku ketua Perlindungan Perempuan dan Anak, jika dirinya tak menyaka kalau ditunjuk sebagai ketua di bidang PPA karena selama ini ia sering membantu memperjuangkan secara hukum anak-anak korban pelecehan.
“Saya tiba-tiba diajak bergabung sama pendiri Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan dituruh di ketua PPA, karena selama ini pendiri yayasan tau kalau saya sering memperjuangkan anak korban pelecehan seksual para predator,”ucapnya.
Dipengujung acara Muchdor selaku ketua divisi hubungan masyarakat (Humas) mewanti-wanti agar semua anggota dan para pengurus tetap kompak jaga tali silaturahmi, apabila ada satu sakit maka kita sakit semua.
“Dibentuknya empat divisi oleh yayasan bukan berarti kita di pecah-pecah dan bercerai berai, ini hanyalah tugas yang di petak – petakan agar tidak rancuh dan profesional, kita semua keluarga besar dan kita tetap solit selamanya,”tegasnya dalam sambutanya. (Red)








