Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 27 Jan 2026 17:29 WIB ·

Kasus Dugaan Pemerasan Orang Yang Mengaku Polisi, Polres Batu: Akan Menindaklanjuti


 Kasus Dugaan Pemerasan Orang Yang Mengaku Polisi, Polres Batu: Akan Menindaklanjuti Perbesar

METROPAGI.ID | MALANG – Kasus dugaan penangkapan ilegal dan pemerasan kembali mencuat di wilayah Malang Raya. Seorang warga bernama AM, asal Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, mengaku menjadi korban penangkapan dan pemerasan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota Reserse Narkoba Polres Batu.

Peristiwa tersebut dialami AM beberapa bulan lalu saat dirinya tengah bekerja di salah satu vila di Kota Batu. Menurut pengakuannya, ia didatangi sekitar 5–6 orang yang dipimpin seseorang bernama Evan, menggunakan mobil warna silver.

AM mengaku langsung mendapatkan intimidasi serius. Ia diancam akan ditembak, dicekik, lalu digelandang masuk ke dalam mobil tanpa penjelasan yang jelas terkait kesalahan yang dituduhkan.

“Saya bingung ditangkap karena apa, di badan saya tidak ditemukan barang bukti narkoba apa pun,” ujar AM saat ditemui di Desa Temas, Kecamatan Batu, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Dilacak Melalui GPS, Reskrim Polsek Purwosari Amankan Mobil Curian L300 di Sampang

Diminta Tebusan hingga Rp3 Juta
Setibanya di sekitar Batu Night Spectacular (BNS), AM mengaku dimintai uang tebusan. Awalnya, Evan dan kelompoknya meminta Rp3 juta, kemudian turun menjadi Rp2 juta. Karena keterbatasan, AM akhirnya menyerahkan seluruh uang yang dimilikinya sebesar Rp1.700.000.

“Yang meminta dan menerima uang itu Evan. Katanya buat laporan ke pimpinan. Dalam kondisi tertekan, saya terpaksa menyerahkan uang itu, lalu saya dilepaskan,” ungkapnya.

Keesokan harinya, AM melaporkan kejadian tersebut secara lisan ke Polsek Junrejo. Laporan itu diterima oleh seorang anggota bernama Ferdi, yang kemudian menyarankan AM untuk menghubungi Evan melalui WhatsApp guna meminta pengembalian uang.

Setelah dihubungi, Evan mengembalikan uang sebesar Rp1.000.000 melalui transfer. Namun, AM kembali diminta mentransfer Rp200.000 ke akun DANA milik Evan, dengan alasan pengganti uang makan.

Baca Juga :  Dinilai Lamban, Korban Pemalsuan Keterangan Dibawah Sumpah Mendesak Polres Pasuruan Segera Tetapkan Tersangka

“Padahal malam itu setelah saya menyerahkan Rp1,7 juta, dia sempat transfer Rp150 ribu buat makan. Tapi malah diminta balik Rp200 ribu,” jelas AM.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskoba Polres Batu, Iptu Bobby Abadi Rustam, S.H., M.M., menegaskan bahwa Evan bukan anggota Reserse Narkoba Polres Batu.

“Bukan mas, dia bukan anggota kami. Informasi ini akan tetap kami tindak lanjuti,” tegas Iptu Bobby saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (27/1/2026) petang.

Hingga berita ini ditayangkan, Evan yang mengaku sebagai polisi tersebut belum memberikan tanggapan. Pesan WhatsApp yang dikirimkan wartawan terlihat telah dibaca, namun tidak dibalas.
(fr / Tim)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Menghantui Warga Kota Pasuruan, Pemkot Diminta Turun Tangan

10 April 2026 - 13:19 WIB

Dua Orang Ditangkap Polres Pasuruan Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi Beserta Barang Bukti

10 April 2026 - 10:05 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

9 April 2026 - 04:18 WIB

Pola Berulang dan Pertanyaan Yang Belum Dijawab Oleh PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pasuruan

9 April 2026 - 02:20 WIB

Polres Tanjungperak Ungkap Jaringan Sabu, 4 Tersangka Diamankan

8 April 2026 - 10:57 WIB

Ada Apa di Balik Jabatan Kepala Dinas Kominfo Kab. Pasuruan, Ketika Atasan dan Bawahan Suami-Istri

8 April 2026 - 04:43 WIB

Trending di Berita Utama