Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 3 Mar 2026 07:59 WIB ·

Format Soroti Tambang Liar di Wilayah Hulu Membuat Banjir Pasuruan Makin Parah


 Format Soroti Tambang Liar di Wilayah Hulu Membuat Banjir Pasuruan Makin Parah Perbesar

METROPAGI.ID, PASURUAN – Kondisi banjir di Kota dan Kabupaten Pasuruan pada awal Maret 2026 kembali dipicu oleh luapan air sungai serta akibat curah hujan yang ekstrem, namun aktivitas penambangan liar di wilayah hulu juga sebagai faktor yang memperparah keadaan.

Sungai Petung merupakan salah satu sungai utama di Kota Pasuruan yang kerap menjadi sumber banjir, terutama di wilayah Kecamatan Bugul Kidul dan jalur utama Pantura, Selain genangan air, sisa banjir Sungai Petung sering kali meninggalkan endapan lumpur tebal di jalan raya yang membahayakan pengendara karena kondisi permukaan yang sangat licin.

Baca Juga :  LPK BARATA Patut Dipertanyakan Adanya Ditengah Konferensi Pers di RSUD dr. R Soedarsono

Ketua Forum Rembuk Masyarakat (FORMAT) Pasuruan, mengatakan “ Lumpur hasil tambang ini memiliki tekstur yang sangat pekat dan licin saat basah, namun menjadi debu yang sangat halus dan mengganggu pernapasan saat mengering.

“Dijalur Pantura, endapan lumpur ini sering menyebabkan kecelakaan karena membuat jalanan menjadi licin dan juga mengganggu aktifitas perekonomian masyarakat “ ujarnya. Selasa (03/03/2016)

Baca Juga :  Hari Ketiga Eksekusi Bangkai Perahu di Sungai Pelabuhan, Camat Panggungrejo Terus Lakukan Monitoring

Ditambahkan pula, karena aktifitas penambangan berada di wilayah Kab. Pasuruan seharusnya Pemkab Pasuruan untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap tambang-tambang illegal dengan dalil kerusakkan lingkungan.

“Presiden telah memberikan instruksi tegas untuk memberantas tambang ilegal guna melindungi kekayaan alam dan lingkungan. Di tingkat provinsi, Polda Jawa Timur secara aktif melakukan penertiban terhadap pelaku tambang ilegal, termasuk penangkapan tersangka yang tidak memiliki izin operasional resmi.” imbuhnya. (sry)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mutasi Sudah Selesai, Pertanyaan Belum Terjawab, Mengapa ASN yang Terdampak Tidak Mendapat Penjelasan Yang Layak?

16 Juni 2026 - 14:00 WIB

Sistem Merit Bukan Sekadar Pidato, Masyarakat Kab. Pasuruan Inginkan Tunjukkan Dokumennya

16 Juni 2026 - 04:46 WIB

Serah Terima Jabatan Camat Kejayan, H. Budi Mulyono Ajak Seluruh Desa Perkuat Sinergi Pembangunan

15 Juni 2026 - 05:32 WIB

Provinsi Umumkan Dulu ke Publik, Baru Melantik, Kab. Pasuruan Melantik Dulu Tanpa Pengumuman ke Publik, Mana Sistim Merit?

14 Juni 2026 - 15:25 WIB

Gus Sutarji Rayakan Ulang Tahun ke-45 Sang Istri di Cafe AY Purwosari

14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Miris, Seorang Janda Paruh Baya di Desa Watuagung Prigen, Dipaksa Jaga Pos Ronda atau Denda Rp10 Ribu

14 Juni 2026 - 07:59 WIB

Trending di Berita Utama